oleh

PILKADA SULUT: OD Bicara Dua Periode, CEP Janji Naikkan Harga Cengkeh-Kopra, VAP Sindir Pompa Bensin

MANADO, SULUTBICARA.com – Tiga Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut) resmi mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Pasangan Olly Dondokambey-Steven Kandouw (ODSK) yang diusung PDIP, Gerindra, PKB, Perindo, PPP dan PSI menjadi paslon pertama yang mendaftarkan diri di KPUD Sulut, Jumat (04/09/2020).

Selanjutnya, pada Minggu (06/09/2020) pasangan Christiany Eugenia Paruntu (CEP)-Sehan Salim Landjar (SSL) yang menggabungkan suku Minahasa dan Bolmong dan diusung Partai Golkar, PAN dan Demokrat.

Selanjutnya, dihari yang sama, pasangan yang diusung Partai Nasdem dan PKS, Vonie Aneke Panambunan (VAP) dan Hendri Runtuwene (HR) mendaftar diri bersama dengan tim pemenangan.

Menariknya, usai mendaftarkan diri ketiga paslon tersebut langsung umbar janji dihadapan media.

Sebagai petahana, ODSK memohon dukungan dari seluruh masyarakat agar bisa menjabat kembali sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara periode 2021-2026.

“Mohon dukungannya untuk kami, karena lima tahun saja tidak cukup. Kalau mau semua program selesai harus tambah lima tahun lagi,” tukas paslon dengan jargon Sulut Hebat ini.

Sementara itu, paslon CEP-SSL berjanji memperbaiki harga cengkeh dan kopra. Pasangan gado-gado ini, mempunya program untuk menciptakan BUMD yang dapat membeli hasil alam seperti kopra dan cengkeh.

“Perhatiaan kami kepada petani. Kami akan membuat harga jual menjadi ideal bagi petani. Yang pasti kami akan berikan yang terbaik bagi rakyat Bumi Nyiur Melambai,” terang Bupati Minsel ini.

Dilain pihak, pasangan VAP-HR menyindir pemimpin yang memanfaatkan kekuasaan untuk memperkaya diri sendiri.

“Saya tidak ingin banyak tanah, banyak pompa bensin. Tujuan kami hanya bekerja bagi rakyat,” tegasnya.

“Kelak jika diberi amanah memimpin Sulut, kami akan semakin menjadikan Nyiur Melambai sebagai daerah yang diberkati,” tambah Runtuwene.

(sbc/*)

Komentar

Terkait