oleh

Tren Positif, CEP-SSL Hanya Perlu Bekerja Ekstra di Empat Daerah

MANADO, SULUTBICARA.com -Direktur Executive Jaringan Suara Indonesia (JSI), Fajar Ariananda mengatakan duet Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan Sehan Salim Landjar (SSL) menunjukan tren positif, di mana kenaikannya mencapai 100 persen.

Fajar mengatakan lembaganya telah dua kali melakukan survey calon Gubernur Sulut yakni pada Februari dan Agustus.

“Saat bulan Februari kami melakukan survey calon gubernur dan ada 5 nama yang kami survey yakni Olly Dondokambey, Christiany Eugenia Paruntu, Elly Lasut, Vonny Panambunan dan GSV Lumentut,” ujar Fajar dikutip manadopost.jawapost.com, Selasa (15/09/2020).

Sedangkan pada Agustus pihaknya sudah melakukan survey calon Gubernur Sulut dangan pasangannya masing-masing. Dan hasilnya cukup mengejutkan di mana duet CEP-SSL mengalami lonjakan 100 persen dari survey sebelumnya.

“Tren positif ini saya yakin akan terus mengalami lonjakan signifikan sampai pemilihan gubernur yang akan digelar 9 Desember mendatang,” jelasnya.

Ditambahkan, lonjakan 100 persen ini disumbang dari calon wakil gubernur Sehan Salim Landjar di mana begitu diterima di wilayah 5 yang meliputi Bolmong Raya. “Saya yakin saat pemilihan 9 Desember, duet CEP-SSL akan menang di wilayah 5,” ungkapnya.

Selain itu, untuk wilayah IV pasangan CEP-SSL juga kemungkinan besar akan menang. Disinggung wilayah 1 yang meliputi Manado, Fajar mengatakan semua calon akan bertarung ketat di wilayah ini dan siapa pemenangnya sulit untuk dipastikan, karena semua memiliki keterwakilan dan jaringan. “Karekter pemilih di wilayah 1 sulit ditebak dan semua berpeluang untuk menang,” ujarnya.

Untuk wilayah II (Minut-Bitung) CEP-SSL harus bekerja ekstra, kecuali terjadi head to head. Demikian juga untuk wilayah III (Sangihe, Talaud, Sitaro), jika terjadi head to head, CEP-SSL berpeluang menang. Untuk Wilayan VI (Minahasa-Tomohon) CEP-SSL harus berkerja lebih.

Fajar juga menegaskan duet CEP-SSL yang mamadukan dua keterwakilan yakni Kristen dan Islam serta Minahasa, Bolmong dan Gorontalo, sangat mendongkrak survei keduanya di sejumlah kabupaten kota di Sulut. Belum lagi jika hadir figur berpegaruh dari Wilayah III.

Untuk itu, dirinya yakin ini akan sangat menambah kekuatan CEP- SSL untuk memenangkan pertandingan pada 9 Desember.

“Belajar dari Pilkada Banten saat Rano Karno – Embay Mulya Sarief yang diusung PDI-P kalah dari Wahidin Halim – Andika Hazrumy. Padahal saat survey calon gubernur, Rano Karno menempati survey popularitas dan elektabilitas tertinggi dibandingkan dengan pesaingnya,” tegas Fajar.

Terpisah tokoh pemuda Bolmong Raya Zulvikar Ambarak mengungkapkan duet CEP-SSL, merupakan duet ideal. “Sudah 20 tahun terakhir ini tidak pernah ada keterwakilan Bolmong Raya diposisi orang nomor satu dan dua Sulut. Kalau bukan sekarang kapan lagi,” ujarnya.

Zulvikar mengatakan sebagai tokoh pemuda di Bolmong Raya dirinya mengajak pemuda dan seluruh masyarakat Bolmong Raya dan juga Gorontalo untuk mendukung duet CEP-SSL.

(jnp)

Komentar

Terkait