oleh

MOR-HJP Paling Sering Jadi Korban Kampanye Hitam

MANADO, SULUTBICARA.comPasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado nomor urut 3, Mor Dominus Bastiaan-Hanny Joost Pajouw (MOR-HJP) sering mendapat serangan kampanye hitam.

Sejumlah warga pendukung MOR-HJP mengatakan kampanye hitam yang diterima pasangan MOR-HJP terjadi secara masif dan terstruktur.

Salah satu kampanye hitam yang menyerang baru-baru ini adalah adanya pemberitaan yang cenderung memfitnah paslon nomor 3. Dalam pemberitaan, MOR terlibat dalam pembangunan 1000 unit perumahan PNS di Kelurahan Taas Kecamatan Tikala.

“Pelaksanaan program tersebut pada tahun 2011. Jadi, pemerintahan saat itu adalah GS Vicky Lumentut dan Harley Mangindaan. Jadi Pak MOR tidak terlibat dalam pembangunan yang diduga saat ini sedang di proses di Bareskrim Polri,” terang Simon dan Dannie kepada Sulutbicara.com, Selasa (01/12/2020).

Mereka menduga munculnya berita tersebut untuk menggiring opini masyarakat kalau MOR terlibat dalam program 1000 rumah tersebut. Padahal, hal tersebut tidaklah benar. Paslon Walikota dan Wakil Walikota Manado nomor urut 3, sangat menghormati hukum.

Pun dengan tuduhan bagi-bagi kupon sembako yang dapat ditukar masyarakat di minimarket dan supermarket. Menurut mereka, MOR-HJP tidak akan menggunakan cara-cara kotor dengan bagi-bagi sembako kepada masyarakat, terlebih hal tersebut merupakan tindakan dilarang.

“Pembagian sembako MOR-HJP untuk seluruh warga Manado yang terdampak pandemi Covid-19, itupun sebelum penetapan paslon, bukan seperti tas plastik merah yang viral saat ini. Malah kami curiga bisa saja pihak lawan yang memainkan isu itu. Justru tim kami di lapangan yang menemukan pihak lain membagikan sembako,” ungkap mereka.

(jnp)

Komentar

Terkait