oleh

Ketua WKI Sinode GMIM Dirindukan Dipimpin Akademisi

MANADO, SULUTBICARA.com

Menyambut Pemilihan Ketua Komisi Pelayanan Kategorial Wanita/Kaum Ibu (WKI) Sinode GMIM periode Pelayanan 2022-2026, banyak jemaat berharap kedepan organisasi ini dipimpin seorang akademisi. Sebanyak 30 nama yang masuk nominasi akan bersaing dalam pemilihan yang akan digelar di Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara, 25 Maret 2022.

“Tanggal 25 Maret 2022 adalah momentum menentukan siapa yang akan menjadi nahkoda Ketua WKI Sinode GMIM,” kata Pnt Rida, Selasa (15/03/2022).

Menurutnya, Ketua WKI harus berbeda dari kategorial lainnya karena memiliki kekhususan sebagai seorang ibu. Karena itu Ketua WKI harus dipimpin oleh akademisi.

Pnt Rida mengatakan di kategorial WKI, kader-kader banyak yang memiliki kompetensi mulai akademisi, profesional, bergelar doktor dan profesor.

“Maka beberapa kriteria itulah yang harus dipegang untuk menentukan Ketua WKI Sinode GMIM periode 2022-2026, yakni secara akademis mumpuni, bergelar doktor atau profesor, sekaligus berkapasitas tokoh masyarakat yang dekat dengan milenial,” tegasnya.

Dengan kriteria tersebut, dia meminta seluruh Penatua WKI mengawal agar tidak diboncengi dari hal yang justru menjauhkan WKI Sinode GMIM dari sikap takut akan Tuhan.

“Jangan jadikan WKI Sinode GMIM sebagai alat politik, atau alat transaksi pragmatis,” tegasnya.

(sbc)

Komentar