oleh

Dedie Tooy: Kolaborasi Pemerintah-Kampus Krusial untuk Pengembangan Pertanian

MANADO, SULUTBICARA.com

Kolaborasi antara akademisi di perguruan tinggi dan pemerintah sangat krusial dalam melaksanakan strategi pengembangan sektor pertanian terutama dalam masa pemulihan dari pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Ir Dedie Tooy Msc PhD dalam diskusi dengan tema Kaloborasi Gelorakan Kelapa Sebagai Komoditi Dengan Produksi dan Turunan Unggulan Sulawesi Utara di Fakultas Pertanian, Jumat (18/03/2022).

“Kegiatan ini dalam rangka mengangkat potensi kelapa sebagai produk atau komoditi icon Sulawesi Utara dan menjadi produk keunggulan kearifan lokal Sulut. Yang jelas sebagai produk multiguna yang memberikan nilai tambah bagi ekonomi Sulut,” jelas Tooy.

Menurutnya, kegiatan ini sekaligus mensupport program Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang mengangakat pertanian sebagai prive mover (Penggerak Utara) sektor ekonomi masyarakat Sulut di era pandemi Covid-19.

“Ini karena produk kepala merupakan salah satu yang memberikan kontribusi guna memperkuat pangan di Sulut dalam menghadapi pandemi Covid-19,” terangnya.

Adapun kegiatan yang dihadiri Direktur Internasional Coconut Community (ICC) Dr Jelfina Alouw, Kepala Balai Karantina Pertanian Kementan RI Donni Muksydayan Saragih, Kepala BPTP Sulut Dr Ismail Maskromo, Perwakilan Balit Palma Kementan Dr Patrik Pasang, Dinas Perkebunan Sulawesi Utara dan Para Wakil Dekan dan Jurusan Fakultas Pertanian Unsrat ini mendapatkan hasil diskusi seperti:

  1. Meningkatkan sosialisasi minyak kelapa sehat pemanfaatan dan pembuatannya bagi masyarakat.
  2. Kolaborasi riset dan inovasi pembimbingan mahasiswa dan kerjasama Kampus Merdeka.
  3. Sosialisasi produk inovasi bernilai tinggi bagi masyarakat.
  4. Tingkatkan kerja sama dengan Pemprov Sulut dan Pusat dalam pengembangan kelapa dan pertanian skala domestik dan ekspor yang berdampak pada peningkatan daya saing daerah dan masyarakat.
  5. Tingkatkan kolaborasi berdampak nasional dan internasional.

(sbc)

Komentar