oleh

Nadiem Makarim Diduga Tak Tahu Soal Perpanjangan Masa Jabatan Rektor Unsrat?

MANADO, SULUTBICARA.com

Civitas Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menyenggol Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) RI, Nadiem Makarim. Mereka menyayangkan Mas Menteri yang seolah kurang responsif atas polemik masalah di Unsrat, terlebih soal perpanjangan masa jabatan Rektor Ellen Kumaat.

“Pak Menteri sembunyi di rimba mana mencermati persoalan ini? Kita jelas sangat kuatir membayangkan akibat dari pembiaran-pembiaran ini. Karena kita masih sangat percaya dengan pepatah kuno: Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari,” tanya beberapa civitas Unsrat yang meminta nama mereka tidak diberitakan, Jumat (26/08/2022).

Mereka mempertanyakan soal tindakan Kementerian yang tidak becus, karena tidak tahu cara menangani, atau sengaja tidak becus karena ada vested intersted.

“Ini kita sebagai masyarakat yang prihatin, setidaknya sebagai orang tua mahasiswa desak dan tuntut utk transparan. Kita sudah muak dengan ketidakbecusan ini yg sangat beraroma tipikor dan penipuan terhadap publik,” ungap mereka.

Dijelaskan, bahwa pembiaran Menteri dalam kapasitas sebagai badan dan/atau pejabat pemerintahan, berdasarkan UU 30/2014 tentang AP, memenuhi syarat kualifikasi perbuatan melanggar hukum (onrechtmatige overheidsdaad).

“Artinya, perlu dipertanyakan tegas, apakah Mendikbud Ristek menyelenggarakan pendidikan tinggi masih ingat dan tunduk thdp pasal 1 ayat (3) konstitusi negara UUD 1945, ataukah sudah lupa tentang Negara Indonesia adalah negara berdasarkan hukum?,” tanya mereka.

“Kami curiga Mendikbud Ristek tak tahu soal perpanjangan masa jabatan Rektor Unsrat. Jangan-jangan ‘permainan’ pejabat di bawahnya?,” tambah mereka.

Diketahui, Mendikbud Ristek Nadiem Makarim mengeluarkan SK nomor 42727 /MPK.A/KP.07.00/2022 tertanggal 27 Juni 2022 yang menetapkan, perpanjangan masa jabatan Ellen Kumaat sebagai Rektor Unsrat terhitung mulai tanggal 29 Juni 2022 hingga ada pelantikan Rektor yang baru.

Menariknya, dalam surat keterangan tersebut ditanda tangani langsung Mendikbud Ristek Nadiem Makarim dengan tembusan Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Plt Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kepala KPPN Manado dan Plt Kepala Biro Sumber Daya Manusia.

Sayangnya, pihak Unsrat melalui Rektor Ellen Kumaat telah memblokir nomor telefon media ini ketika ingin dikonfirmasi perihal kebenaran tudingan beberapa civitas Unsrat.

(bil/*)

Komentar