oleh

Dampingi Ketua APTISI Pusat ke Komisi X DPR RI, Rende Bawa Aspirasi PTS se-Sulut

JAKARTA, SULUTBICARA.com

Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI) Wilayah XVI-B Sulut ikut mendampingi Ketua Umum APTISI Prof Budi Djatmiko saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/09/2022).

RDP ini juga dihadiri Ketua Umum Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPTSI) dan Ketua Konsorsium Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (KPTSI).

“Nadiem sangat tertutup, jauh lebih percaya pada staf khusus daripada misalnya pada dirjen atau para pimpinan perguruan tinggi. Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar masih menjadi jargon, kampus PTS masih merasa terjajah dan terzalimi,” kata Ketua Umum Aptisi Prof Budi Djatmiko.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI) Wilayah XVI-B Sulut, Dr Debby Ch Rende MSi yang membawa aspirasi PTS se-Sulut menyatakan mosi tidak percaya terhadap Nadiem dan meminta agar Presiden Joko Widodo mencopot Nadiem dari jabatannya.

“Rapat APTISI seluruh Indonesia yang dipimpin Prof Budi Djatmiko menyikapi berbagai hal tentang pendidikan nasional dan pendidikan tinggi, menyatakan mosi tidak percaya pada kepemimpinan Menteri Nadiem Makarim,” jelas Rende, Kamis (22/09/2022.

Menurut pandangan APTISI, Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang sekarang diajukan pemerintah ke DPR RI terlalu liberal.

APTISI juga akan melakukan aksi demo untuk memperjuangkan aspirasi mereka. Salah satu tuntutan mereka adalah hentikan RUU Sisdiknas dan bubarkan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) PT yang berorientasi bisnis.

“Kami berencana pada tanggal 27 September 2022 kami akan mengadu ke Presiden Joko Widodo di Istana Negara,” ujar Rektor UNPI Manado ini.

“Kami akan demo karena ngomong sama Nadiem seperti ngomong sama tembok,” imbuhnya.

(sbc)

Komentar