oleh

Polimdo Wujudkan Pariwisata Berkesinambungan Lewat Matching Fund Kedaireka 

MANADO, SULUTBICARA.com

Guna menyiapkan satu platform yang akan memfasilitasi kesinambungan marketplace pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut) yang sempat terimbas dengan adanya pandemi Covid-19, Politeknik Negeri Manado (Polimdo) bersama beberapa mitra dari Dinas Pariwisata Provinsi Sulut menggelar workshop dilaksanakan di Rumah Alam Restoran, pada tanggal 4-5 Oktober 2022.

Dalam kegiatan yang dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Direktur Politeknik Negeri Manado serta stakeholder bidang Pariwisata di Sulawesi Utara tersebut turut melauching plaform pasiar.id.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulut, Henry Kaitjily, SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa platform pasiar.id ini bukan hanya dimiliki oleh insan pariwisata saja, dunia perbankan harus masuk di dalamnya juga.

“Kerjasama yang baik akan membuat platform ini semakin baik dan dikenal oleh pengguna dalam hal ini pelaku usaha bidang pariwisata dan wisatawan,” tukasnya.

Sementara itu, Direktur Polimdo, Dra Mareyke Alelo MBA dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dinas Pariwisata Sulawesi Utara lebih khusus kepala Dinas, sangat intens menggaet institusi Pendidikan untuk bekerja sama dalam bidang pariwisata membangun daerah kita bersama yakni Sulawesi Utara.

“Polimdo sejak dicanangkan program kampus merdeka merdeka belajar, menerapkan  program link and match antara institusi dan dunia industry. Seperti dalam kegiatan ini, usulan yang ditawarkan Tim MF Batch III pada kedaireka tahun 2022 langsung diterima oleh pihak Dinas Pariwisata Provinsi Sulut,” jelasnya.

“Kerja sama yang mengikutkan mahasiswa Prodi Informatika ini juga memberi dampak langsung terhadap kenaikan Indicator Kinerja Utama (IKU) Politeknik  Negeri Manado,” tambahnya.

Dilain pihak, Tim kerja Matching Fund (MF) Kedaireka 2022 Batch III, yang diketuai Dr Betsi Rooroh MPd bersama  Edwin SA Lumunon ST MIT, Maya EI Munaisseche SS MHum, Veny Vita Ponggawa SST MT, Henry Roboth, dan Tim Mitra Sekretaris Dinas Pariwisata, mengucapkan  terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan memberi support penuh dalam kegiatan tersebut.

“Untuk bergabung dalam platform ini setiap pelaku usaha pariwisata Tim MF melatih admin utusan dari setiap asosiasi, dan utusan dari pelaku usaha Pariwisata Sulut, dengan berbagai materi bersesuaian; antara lain materi Digital Marketing,” kata mereka.

Adapun kegiatan tersebut turut dihadiri Manajer Marketing BNI Alfrets G Para, GM Hotel Mercure, Sintesa Peninsula, Aryaduta, Ibis, Four Points, dan Luwansa. Hadir juga dari beberapa asosiasi pariwisata seperti ASITA Sulawesi Utara, Ketua-ketua asosiasi;  ASTINDO, IPI, GENPI,MASATA, HPI,PHRI, ASPPI, dan ASHIRI.

Juga turut hadir GIPI Sulawesi Utara, Serikat Pemersatu Seniman Indonesia (SPSI) Sulawesi Utara, Ketua Kreator Surveyor SISPARNAS, Pemilik Rumah Alam sekaligus tokoh pariwisata Sulut Alexander Chang serta pelaku usaha pariwisata Melisa Sualang, Merry Karouwan, Angelique Watuna, Leo Parangan, Grace Lumowa, Stenly Ngantung dan Lenny Nicholas.

(sbc)

Komentar