PLN Pastikan Kondisi Kelistrikan Manado Aman Pascabencana Banjir dan Tanah Longsor

Uncategorized567 Dilihat

MANADO, SULUTBICARA.com

PT PLN (Persero) gerak cepat mengamankan infrastruktur kelistrikan di Manado pascabencana tanah longsor dan banjir yang melanda Manado, Jumat (27/01/2023).

Walikota Manado, Andrei Angaouw memberikan apresiasi terhadap langkah cepat PLN dalam melakukan pengamanan dan pemulihan pasokan kelistrikan serta upaya perseroan dalam memberikan bantuan kemanusiaan yang dilakukan pascabencana.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, jajaran Pemerintah Daerah, Aparat Keamanan, Warga sekitar dan juga personel PLN yang telah berjasa besar mengalirkan kembali listrik kepada masyarakat terdampak, sehingga dalam waktu cepat jaringan kelistrikan PLN pulih dan menyala kembali,” ungkap Andrei.

Sri Hairini, selaku Lurah di Ternate Tanjung yang daerahnya terdampak banjir  menyampaikan terima kasih kepada PLN atas respons cepat dalam melakukan pemulihan kelistrikan dan hadirkan bantuan yang bermanfaat untuk warga.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan warga di tengah kondisi sulit seperti sekarang karena banyak barang-barang kami yang rusak akibat banjir dan longsor. Semoga bantuan ini mendapat berkah, terima kasih PLN,” tutur Sri.

Tak hanya Lurah, Yuyun Kasim selaku tokoh masyarakat dan petugas posko pengungsian juga memberikan apresiasi terhadap PLN.

“Kami apresiasi atas respons cepat petugas yang langsung mendatangi rumah warga untuk mengamankan jaringan listrik. Kami juga ucapkan terima kasih atas bantuan berupa barang pokok yang sangat dibutuhkan bagi para warga terdampak,” ujar Yuyun.

Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto mengatakan PLN secara bertahap memulihkan pasokan listrik dan juga langsung mengerahkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana.

“PLN terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk dapat memulihkan kelistrikan bagi seluruh masyarakat terdampak. Fasilitas umum seperti rumah sakit, jalan raya, kantor pemerintahan hingga posko-posko relawan berhasil dipulihkan dan menyala kembali,” terang Adi.

Dari beberapa wilayah yang terdampak, saat ini tinggal 10 desa lagi yang masih belum teraliri listrik karena akses jalan pemulihan masih tertahan longsor. Beberapa wilayah juga kata Adi masih tergenang air sehingga PLN belum bisa menyalakan akses listrik demi keamanan masyarakat.

“Untuk beberapa Desa yang belum menyala dikarenakan akses jalan yang masih terputus dan lokasi rumah masih terdapat genangan air. PLN terus intens berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk lakukan percepatan pendistribusian tenaga listrik dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan,” tambah Adi.

Selain mengamankan infrastruktur kelistrikan, Adi menjelaskan PLN juga mengerahkan bantuan dan personil untuk membantu masyarakat di lokasi pengungsian. Bantuan berupa bahan makanan, perlengkapan kasur lipat, selimut dan obat-obatan dikerahkan PLN di posko pengungsian. PLN juga membuat posko pengaduan dan personil siaga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses kelistrikan.

“Melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN Peduli, YBM PLN serta PIKK PLN hari ini kami salurkan bantuan yang diharapkan akan meringankan beban korban terdampak,” pungkas Adi.

(sbc)

Komentar