Pengabdian Polimdo untuk Penyuluhan Pencegahan Bahaya kebakaran Listrik di Desa Lopana

Sumikolah1230 Dilihat

MANADO – Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado (Polimdo), melakukan penyuluhan pencegahan bahaya kebakaran listrik di Desa Lopana, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan belum lama ini.

Penyuluhan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi berupa pengabdian kepada masyarakat dengan harapan dapat bermanfaat bagi warga dan masyarakat setempat guna menghindari bahaya listrik yang mungkin terjadi.

Menurut Ketua Tim, Dr Anthon Arie Kimbal SH MH, pada dasarnya instalasi listrik disekitar kita memiliki potensi membahayakan bagi warga sekitar, bahaya yang ditimbulkan pun dapat secara langsung maupun tidak langsung.

“Bahaya secara langsung seperti halnya tersengat listrik dan bahaya secara tidak langsung seperti halnya kebakaran yang disebabkan akibat korsleting atau arus hubung singkat akibat listrik, bahkan dapat menyebabkan ledakan pada bagian yang terhubung dengan listrik,” tukas Kimbal didampingi Anggota Tim, Julianus Daud ST MT dan Robby Tangkudung ST MT, Jumat (22/09/2023).

Dikatakannya, bahaya listrik yang terjadi ini dasarnya disebabkan karena adanya sentuhan langsung dengan penghantar yang teraliri arus liatrik serta dapat terjadi karena adanya kelalaian dalam pemasangan instalasi listrik tersebut.

Dengan adanya potensi bahaya listrik tersebut, tentu terdapat beberapa hal dasar yang dapat dilakukan oleh warga setempat khususnya pada rumah tangga.

“Yakni dengan cara melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala dengan meminta bantuan PLN, tidak memasang steker listrik bertumpuk-tumpuk. Menggunakan perangkat elektronik secukupnya,” ungkap Tim.

Mematikan aliran listrik bila tidak digunakan, menyediakan alat pemadam api ringan (Appar) yang ditempatkan pada lokasi yg strategis, tidak membuat sambungan listrik sembarangan. Masih kata Kimbal, bila akan meninggalkan rumah atau tempat kerja periksa hal-hal yang menyebabkan kebakaran.

Sementara itu, Lurah Desa Lopana Ben Polii SSos mengatakan baru pertama kali mendapatkan pengetahuan secara cuma-cuma (gratis) sekaligus prakteknya, bagaimana mengetahui tanda atau pencegahan bila mana jaringan instalasi listrik di rumah tinggal mengalami kebocoran atau korsleting.

“Kegiatan atau bimbingan ini sangat-sangat dirasakan manfaatnya untuk kami, yang notabene masyarakat awam yang kurang mengerti langkah pencegahan bila terjadi adanya korsleting. Untuk itu, kami berharap kedepan terus dilaksanakan kegiatan positif seperti ini. Terima kasih Tim dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Polimdo yang telah memberikan ilmu dan pengetahuan yang sangat bermanfaat kepada kami,” tandasnya.

(sbc)

Komentar