oleh

Kerja Sama dengan British, Polimdo Lakukan Pelatihan Pengelolan BUMDEs di Minut

MANADO, SULUTBICARA.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali melakukan kerja sama dengan British dengan melaksanakan pelatihan Training For Beneficiaries (ToB) Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Budo dan Tiwiho, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) 3-9 Maret 2021.

Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan sebelumnya, di mana sebelum melaksanakan pelatihan Pengelolaan BUMDes kepada aparat Desa dan perwakilan masyarakat, di bulan November 2020 telah dilaksanakan (TOT) BUMDes yang bertempat di Hotel Casabaio Likupang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Minut, Audi Sambul saat membuka kegiatan di Desa Budo mengapresiasi Polimdo. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan yang pertama dirasakan desa-desa yang ada di Minahasa Utara.

“Kami belum bisa melakukan kegiatan seperti yang dilakukan Polimdo, selama ini kegiatan pelatihannya hanya bersifat pelatihan kepada industri wisata seperti kuliner dan lain sebagainya. Namun untuk BUMDes itu belum pernah dilakukan, perlu ada materi khusus apalagi sampai 5 hari,” tukasnya.

Dia pun meminta para peserta untuk fokus dalam mengikuti kegiatan tersebut. Merurutnya, kegiatan yang dilaksanakan Polimdo merupakan momen yang langkah bagi masyarakat di desa. “Bukan tidak mungkin Desa Budo akan menjadi role model ketika diterapkan dengan baik,” ungkapnya seraya menyampaikan rasa terima kasih kepada Polimdo.

Sementara itu, mantan Kepala Desa Budo Hani Singa yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan kepada Kadis Pariwisa Minut bahwa bahwa Desa Budo yang saat ini sudah viral di media sosial sebagai alternative tempat wisata baru.

“Itu semua tidak lepas dari peran Jurusan  Pariwisata Polimdo yang sudah membantu dan membina Desa Budo sejak tahun 2015. Banyak hal sudah dibuat dan dikerjakan oleh Polimdo, dan itu tidak akan pernah dilupakan oleh masyarakat desa,” ungkapnya.

Senada disampaikan Kepala Desa Budo, Lisbet Lintogareng yang menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan BUMdes tersebut merupakan sumbangsih Politeknik Negeri Manado. “Kami masyarakat Desa Budo mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Negeri Manado yang terus membantu desa kami,” tambahnya.

Setelah mendengar aspirasi masyarakat Desa Budo, Kadis Pariwisata berharap Polimdo dapat melakukan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

“Khususnya dibidang pariwisata agar dapat membantu dan mendampingi penyusunan masterplan pariwisata, identifikasi potensi marine tourism, serta penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisaatan (Riparkab) Minahasa Utara,” ujarnya.

Menyambut harapan ini pada kesempatan berbeda, Direktur Politeknik Negeri Manado Maryke Alelo, menyanggupi untuk sesegera mungkin akan MOU dengan Kabupaten MInahasa Utara.

“Minahasa Utara memiliki potensi wisata sangat hebat. Kami akan mempelajari bagaimana Polimdo bisa membantu untuk memberi masukan kepada Pemkab Minut bagaimana kelola pariwisata efektif selama Pandemi,” tuturnya.

(billy lintjewas)

Komentar

Terkait