Jemmy Mokolensang: Level Leadership Rektor Unsrat Dinilai Dari Pengisian Jabatan Warek

Sumikolah1712 Dilihat

MANADO – Meski telah berakhir dan purna bakti, namun jabatan Wakil Rektor (Warek) yang diemban Prof Grevo Gerung, Dr Ronny Maramis, Prof Sangkertadi serta kosongnya jabatan Warek III masih dipertahankan Rektor Unsrat Prof Dr Ir Oktovian Berty Alexander Sompie MEng.

Hal ini memicu kritikan dari sejumlah alumni Unsrat. Menurutnya, kemampuan manajerial dan level leadership Rektor Unsrat dapat dinilai dari kemampuannya dalam mengambil keputusan pengisian jabatan Warek Unsrat.

“Sebagai seorang akademisi, seharusnya kalau sudah habis masa jabatan, ya harus segera diganti, itu hak dan kewenangan Rektor, bukan membiarkan,” ungkap Jemmy Mokolensang, Kamis (06/07/2023).

Dia juga menanggapi terkait peryataan Rektor yang menyampaikan bahwa pengisian kekosongan menunggu hasil pemeriksaan.

“Bagaimana kalau Warek I, Warek II dan Warek IV belum memberikan pertanggung jawaban? Apakah harus menunggu baru di ganti? Banyak yang hebat-hebat di Unsrat yang bisa mengisi kekosongan, tinggal bagaimana politik will dari Rektor untuk mengisi kekosongan tersebut,” tukas Staf Khusus Gubernur Sulut ini.

Ditanya apakah langkah Rektor Unsrat tetap mempertahankan Warek I, Warek II dan Warek IV untuk balas budi kepada Rektor sebelumnya, dengan tegas Mokolensang menampik hal tersebut.

“Balas budi bukan satu solusi memperpanjang jabatan, padahal sudah waktunya harus diganti. Emang balas budi apa yang harus diberikan kepada Rektor lama? Sudah jelas Rektor lama calonnya (Prof Grevo Gerung) kalah!,” tegas Ketua Pengprov Persatuan Atletik Indonesia (PASI) Sulawesi Utara ini.

(bil)

Komentar