Kerjasama dengan IAKN Manado, Ketua BPS Minta Warga GMIBM Manfaatkan Peluang

Daerah, Sumikolah1490 Dilihat

SULUTBICARA.COM – Komitmen Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi keagamaan Kristen negeri dan institusi gereja dalam pengembangan pendidikan keagamaan, penelitian, serta pengabdian kepada masyaraka terus diwujudkan dengan menandatangani Nota Kesepahaman bersama Sinode Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM).

Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM), Pdt Dr Fekky Kamasaan MTh meminta warga GMIBM untuk memanfaatkan peluang ini dalam pengembangan sumber daya gereja, khususnya di bidang Pendidikan Agama Kristen.

“Hal itu dikarenakan warga GMIBM dapat memanfaatkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan sumber daya manusia dan pelayanan gereja,” jelasnya saat melakukan penandatanganan MoU antara Sinode GMIBM dan IAKN Manado, Jumat (09/01/2025).
Menurutnya, saat ini IAKN Manado bersama IAIN Manado berencana melakukan pembangunan Kampus Moderasi Beragama di wilayah pelayanan GMIBM.

“Saat ini Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow telah menghibahkan lahan seluas 22 hektar untuk mendukung pembangunan kedua perguruan tinggi keagamaan tersebut. Untuk itu, kami mengajak warga GMIBM untuk memanfaatkan peluang ini dalam pengembangan sumber daya gereja, khususnya di bidang Pendidikan Agama Kristen,” mintanya.

Sementara itu, Rektor IAKN Manado, Dr Olivia Cherly Wuwung ST MPd mengungkapkan bahwa kerja sama difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berkarakter Kristiani.

Dijelaskannya, pada bidang penelitian, kedua pihak sepakat mendorong pengkajian serta pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang relevan dengan kebutuhan gereja dan masyarakat.

“Sementara itu, pada bidang pengabdian kepada masyarakat, kerja sama diarahkan pada pemberdayaan umat dan penerapan keilmuan secara berkelanjutan,” katanya.

Di lain pihak, Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow telah menghibahkan lahan seluas 22 hektar yang berlokasi di Desa Tapa Aok.

“Lahan tersebut telah diserahkan oleh Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow kepada Menteri Agama Republik Indonesia dan direncanakan menjadi kawasan Kampus Moderasi Beragama,” tutup Wakil Bupati Bolmong.

(***)

Komentar