Prof. Starry Rampengan dan dr. Erwin Kristanto Resmi Pimpin PERSI dan MAKERSI Sulut Periode 2026–2030

Sumikolah617 Dilihat

SULUTBICARA.COM – Musyawarah Wilayah (Muswil) Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Sulawesi Utara sukses digelar di Rumah Sakit Daerah ODSK Sulawesi Utara, Manado, pada Jumat (12/6/2026).

Muswil yang dihadiri oleh para pimpinan dan utusan rumah sakit se-Sulawesi Utara ini resmi menetapkan Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes (Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado) sebagai Ketua PERSI Sulawesi Utara periode 2026–2030.

Sebelum pemilihan dimulai, peserta Muswil terlebih dahulu mengesahkan kuorum dan tata tertib persidangan. Agenda dilanjutkan dengan pembentukan presidium sidang serta penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh Ketua PERSI Sulut periode sebelumnya, Dr. dr. Jimmy Panelewen, Sp.B, KBD. Dalam proses pemilihan yang berlangsung demokratis, Prof. Starry Rampengan memperoleh kepercayaan penuh dari para peserta untuk memimpin selama empat tahun ke depan.

Selain posisi Ketua PERSI, Muswil juga menyelenggarakan pemungutan suara untuk memilih Ketua Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit (MAKERSI) Sulawesi Utara. Hasil pemungutan suara menetapkan Dr. dr. Erwin Gidion Kristanto, SH, Sp.FM, Subsp.PF(K), FISQua sebagai Ketua MAKERSI Sulut terpilih dengan perolehan 35 suara, mengungguli Dr. Jimmy Panelewen yang memperoleh 8 suara.

Dalam sambutan perdananya, Prof. Starry Rampengan menyampaikan rasa syukur dan menekankan bahwa jabatan ini merupakan tanggung jawab besar untuk merangkul seluruh pihak demi kemajuan pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara.

“Kepercayaan ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk melayani, merangkul, menyatukan, dan bekerja bersama demi kemajuan rumah sakit di Sulawesi Utara serta kepentingan masyarakat,” ujar Prof. Starry.

Dia juga menegaskan bahwa PERSI adalah rumah besar bagi seluruh jenis rumah sakit—baik milik pemerintah, swasta, TNI-Polri, pendidikan, keagamaan, maupun pemerintah daerah. Ia pun mengajak seluruh anggota untuk bersatu kembali pasca-pemilihan.

Beberapa program prioritas yang disiapkan oleh kepengurusan Prof. Starry antara lain: memperkuat solidaritas antar-rumah sakit, meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, membangun budaya pelayanan prima dan mendorong peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, workshop, dan forum berbagi ilmu.

Langkah ini dinilai krusial mengingat tantangan dunia kesehatan ke depan yang semakin kompleks, termasuk dampak kondisi geopolitik global yang memicu kenaikan harga obat dan biaya pelayanan kesehatan.

Di sisi lain, Ketua MAKERSI Sulut terpilih, dr. Erwin Gidion Kristanto, memastikan bahwa lembaga yang dipimpinnya akan tetap independen dalam mendukung penerapan etika rumah sakit, kepatuhan regulasi, serta fungsi advokasi. Menurutnya, dinamika teknologi dan pelayanan kesehatan saat ini menuntut pembaruan pedoman etika, termasuk etika promosi rumah sakit dan tata kelola yang profesional.

Melalui Muswil ini, kolaborasi antar-rumah sakit di Sulawesi Utara diharapkan semakin solid dalam mendongkrak mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas.

(sbc)

Komentar