Mewakili Gubernur Yulius Selvanus, Victor Mailangkay Beri Pesan Ini untuk Lulusan Unsrat

Daerah710 Dilihat

MANADO — Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam prosesi Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikusumo, Manado, Kamis (20/8/2026).

Di hadapan 1.017 lulusan, Victor menyampaikan pesan mengenai pentingnya beradaptasi di tengah era transformasi teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI). Ia menegaskan bahwa pendidikan tinggi bukan sekadar sarana untuk memperoleh ijazah, melainkan modal utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara siap untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan Unsrat, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah, penelitian, inovasi, serta pengembangan SDM,” ujar Victor membacakan pesan Gubernur.

Dalam arahannya, Victor mengajak para lulusan untuk menggeser pola pikir dari sekadar pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta peluang (job creator).

Ia menekankan bahwa Sulawesi Utara memiliki limpahan potensi ekonomi di berbagai sektor—seperti pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, teknologi, hingga jasa—yang membutuhkan keberanian generasi muda untuk mengelolanya.

“Para lulusan didorong tidak hanya berpikir bagaimana mendapatkan pekerjaan. Lebih jauh, mereka diharapkan mulai berpikir bagaimana menciptakan peluang, membuka lapangan kerja, dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Wisuda Gelombang I ini diikuti oleh 1.017 lulusan dari 11 fakultas dan Sekolah Pascasarjana. Fakultas Hukum menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 194 orang, disusul Fakultas Kedokteran (171 orang), dan FMIPA (136 orang). Sementara Sekolah Pascasarjana meluluskan 126 peserta yang terdiri atas program Doktor, Magister, dan Profesi Insinyur.

Di antara ribuan lulusan tersebut, terdapat kisah inspiratif dari Steven Kowaas, seorang penyandang tunanetra yang sukses meraih gelar Magister Ilmu Pemerintahan di FISIP Unsrat dengan predikat Cum Laude.

Di bawah bimbingan Dekan FISIP Unsrat Dr. Ferry Daud Liando, Steven menyelesaikan studi kurang dari dua tahun dengan tesis yang meneliti pemenuhan hak aksesibilitas disabilitas pada Pilkada 2024 di Kecamatan Tikala, Manado.

Melalui momentum ini, Pemprov Sulut berharap seluruh lulusan Unsrat tidak cepat puas dengan gelar akademik yang diraih, melainkan berani mengaplikasikan ilmunya demi membawa manfaat luas bagi masyarakat.

(***)

Komentar