SULUTBICARA.COM — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan seminar yang digelar oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara di Auditorium Prof. Ruddy Tenda , Selasa (1/9/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., sebagai keynote speaker yang membawakan materi terkait akuntabilitas pengelolaan dana kedaruratan bencana di kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Dalam pemaparannya, Hendrik mengingatkan pentingnya penyusunan laporan pertanggungjawaban yang berbasis fakta riil di lapangan serta diserahkan paling lambat tiga bulan setelah masa tanggap darurat berakhir demi menutup celah korupsi.
Sementara itu, Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA, menyambut baik kolaborasi ini dan menekankan pentingnya sinergi antara kampus vokasi dengan institusi penegak hukum.
“Politeknik tidak memiliki Fakultas Hukum, sehingga kami sangat membutuhkan pendampingan dari Kejaksaan dan Kepolisian. Hal ini penting untuk mengawal mekanisme pelaksanaan anggaran serta memastikan regulasi kampus terlaksana dengan baik,” tegas Mareyke.
Mareyke menjelaskan, pendampingan hukum dari Kejati Sulut difokuskan pada dua sektor utama, yaitu penyusunan draf aturan kerja sama internasional magang mahasiswa ke luar negeri guna mencegah risiko pidana, serta pengawalan proyek pembangunan Gedung Kuliah Terpadu dan Laboratorium Terpadu Jurusan Teknik Sipil Polimdo.
Di samping penguatan tata kelola dan kesadaran hukum, Mareyke turut menegaskan komitmen Polimdo terhadap keberlanjutan lingkungan. Berhasil menembus peringkat 1.386 dunia dalam World’s Most Sustainable University versi UI GreenMetric, Polimdo kini memperketat aturan bebas sampah plastik pembungkus maupun botol, membangun recycling center, serta menggencarkan penanaman pohon dan pengolahan pupuk organik di lingkungan kampus.
Selain Kajati Sulut, seminar ini juga menghadirkan tiga narasumber ahli yang mendalami topik tersebut dari perspektif hukum dan akademis seperti Ketua Pengadilan Tinggi Manado Amin Sutikno, S.H., M.H, Dekan FISIP Unsrat Ferry Daud Liando dan Dosen Fakultas Hukum Unsrat Dr. Herlyanty S.H., M.H.
(***)










Komentar