RSUP Kandou Perkuat Pencegahan Bullying Peserta Didik Lewat Program Telusur

Daerah914 Dilihat

SULUTBICARA.COM – RSUP Kandou memperkuat upaya pencegahan bullying dan kekerasan di lingkungan RSUP Kandou melalui pelaksanaan program telusur di sejumlah ruangan pelayanan, Jumat (27/02/2026).

Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian, dr Yune Laukati MARS menegaskan bahwa pihaknya menaruh perhatian serius terhadap persoalan bullying dan kekerasan yang melibatkan peserta didik.

Dihadapan para dokter residen, coass, dan seluruh peserta didik, dr Yune meminta agar tidak ragu melaporkan kepada manajemen RS apabila menemukan atau mengalami tindakan perundungan.

“Praktik perundungan tidak bisa ditolerir di RSUP Kandou. Jika ada intimidasi, baik dari senior kepada junior maupun sebaliknya, segera laporkan ke manajemen atau melalui link pengaduan yang telah disediakan,” tegasnya.

Ia juga meminta agar tidak ada pungutan atau tagihan dalam bentuk apa pun di luar ketentuan yang berlaku.

“Pengumpulan uang untuk senior maupun DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan) tidak diperbolehkan. Kami akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tutupnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, dr Yune berharap RSUP Kandou semakin aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik, sekaligus mampu mencegah terjadinya kasus bullying dan kekerasan secara berkelanjutan.

Diketahui, langkah ini menjadi bagian dari komitmen RSUP Kandou di bawah pimpinan Prof Dr dr Starry Rampengan SpJP (K) FIHA MARS untuk memastikan RSUP Kandou sebagai rumah sakit pendidikan dalam menjaga profesionalisme, etika, serta budaya kerja yang saling menghormati di lingkungan pelayanan kesehatan.

(***)

Komentar