SULUTBICARA.COM – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menyatakan kesiapan penuh untuk menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026.
Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi final bersama Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Panitia Pusat SNPMB di Ruang Rapat TIK Unsrat, Senin (20/4/2026) sore.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Lokal, Prof. Ir. Arthur G. Pinaria, MP, Ph.D, ini bertujuan untuk memastikan seluruh instrumen ujian, mulai dari infrastruktur teknologi hingga prosedur keamanan, sudah berada pada level optimal.
Dalam laporannya kepada perwakilan Tim Monev Pusat, Abdi Ridwan Makkulawu, Prof. Arthur yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I Unsrat, memaparkan langkah-langkah teknis yang telah disiapkan universitas.
Namun, poin krusial yang menjadi sorotan utama tahun ini adalah aspek keamanan ujian.
Tim Monev Panitia Nasional, Abdi Ridwan Makkulawu menegaskan bahwa Unsrat terpilih sebagai salah satu sampel Monev Nasional.
Ia memberikan instruksi khusus agar panitia lokal memperketat pengawasan demi memutus celah bagi sindikat jaringan nasional yang mencoba mencari keuntungan pribadi.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita mengeleminasi adanya kecurangan. Jangan sampai ada ruang bagi sindikat jaringan nasional yang memanfaatkan momentum UTBK-SNBT ini,” pungkas Abdi.
Selain membahas strategi pencegahan kecurangan, Tim Monev juga melakukan verifikasi lapangan terhadap kesiapan perangkat komputer, stabilitas jaringan internet, hingga kelayakan lokasi ujian.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada kendala teknis yang dapat merugikan para peserta saat ujian berlangsung nanti.
Dengan pengawasan ketat dari pusat dan kesiapan infrastruktur di tingkat lokal, Unsrat optimis dapat menyelenggarakan UTBK-SNBT yang kredibel, transparan, dan bebas dari praktik kecurangan.
(sbc)






Komentar