oleh

Pasca Dilantik Direktur Polimdo, Mareyke Alelo: Selamanya Kita Akan Jadi Sahabat

MANADO, SULUTBICARA.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim melalui, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ainun Na’im secara resmi melantik Dra Mareyke Alelo MBA sebagai Direktur Politeknik Negeri Manado (Polimdo) periode 2020-2024, Selasa (08/12/2020).

“Kita sementara berbeda karena kompetisi, tapi selamanya akan jadi sahabat, rekan kerja dan kita akan pensiun di Polimdo. Jadi perbedaan-perbendaan yang terjadi itu, sifatnya sementara. Seharusnya itu tidak dibawa sampai mati. Sementara sahabat-sahabat dikedua kubu ini adalah orang-orang yang sangat potensial dan kompeten pada bidangnya masing-masing dan punya prospek di masa yang akan datang,” tukas Alelo, Jumat (11/12/2020).

Dia menyebutkan bahwa untuk menyatukan dua kubu berbeda dibutuhkan kehati-hatian dan bakal menimbulkan potensi yang tidak bisa terduga.

“Tapi saya rencana akan sowan kepada teman-teman ini. Paling tidak memulihkan hati yang terluka karena perbedaan paham, cara pandang, prinsip. Untuk itu, saya akan bertemu dengan mereka untuk kembali membangun Politeknik Negeri Manado semakin baik lagi,” ujar Direktur low profile ini.

Dia pun menargetkan dalam waktu dekat untuk melaksanakan wisuda yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19 dan pemilihan Direktur Politeknik Negeri Manado.

“Yang paling terdekat ini kita akan menghadapi wisuda mahasiswa yang sudah cukup lama tertunda. Yang seharusnya dilaksanakan September, Oktober dan Desember ini belum bisa dilaksanakan. Jadi kita ingin rapat secepatnya dengan senat untuk menetukan kapan wisuda. Kemudian opsi-opsi wisuda. Memang banyak mahasiwa yang mengingkan wisuda luring, tapi ada kendala-kendala di dalamnya yang perlu juga diantisipasi. Jadi yang terdekat ini adalah wisuda,” ungkapnya.

Selanjutnya, Alelo menambahkan bahwa yang mendesak saat ini adalah proses pembelajaran yang berlangsung belum maksimal.

“Di mana menavigasi pembelajaran daring atau blended learning di mana daring dan luring bergabung, ini juga butuh strategi khusus. Dan pada bulan Februari juga kita akan memasuki semester yang baru. Antara semester yang berjalan ini memang ada beberapa kompetensi yang belum bisa dikuasai sepenuhnya oleh mahasiswa. Dan memang itu dibutuhkan strategi khusus. Itulah tantangan yang akan kita hadapi kedepan,” paparnya.

Diketahui, Wakil Direktur Bidang Akademik ini terpilih setelah menang dalam pemungutan suara senat bersama Mendikbud. Dra Mareyke Alelo MBA mendapat 16 suara. Sedangkan, kandidat lainnya Oktavianus Lintong MSi mendapat 12 suara disusul Ir Efendy Rasjid MSi MM yang meraih 8 suara.

(sbc)

Komentar

Terkait