MANADO, SULUTBICARA.com
Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Ellen Kumaat memblokir nomor telefon wartawan saat ditanya soal polemik Pemilihan Rektor dan dugaan kasus korupsi yang ditangani langsung Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
Hal tersebut dialami wartawan media ini dan sejumlah jurnalis dari media lain. Kumaat memilih bungkam, tak satu pun pertanyaan yang diajukan oleh wartawan dijawab olehnya.
Sejak dikonfirmasi, Kumaat tak memberikan komentarnya sedikitpun. Dan saat ini dia memilih memblokir nomor telefon sejumlah wartawan.
“Nomor saya langsung diblokir, bukan hanya Rektor, tapi juga Warek II Ronny Maramis ikut memblokir nomor sejumlah wartawan,” kata Billy, salah satu wartawan media online, Rabu (24/08/2021).
Ia mengatakan, sebagai pejabat publik harus profesional dalam melaksanakan tugasnya.
“Jika terindikasi pejabat seperti ini, pendidikan bisa rusak. Bagaimana Unsrat bisa maju kalau memelihara pejabat yang tertutup (alergi wartawan) jika ditanyai soal problem pendidikan apalagi terkait anggaran yang menjadi kepentingan orang banyak,” terangnya.
Sebelumnya, masalah Pilrek Unsrat, perpanjangan masa jabatan Rektor Ellen yang diperpanjang maupun dugaan korupsi yang tengah ditangani Kepolisian dan Kejaksaan dilaporkan Prof Ir Dody Sumajouw MEng PhD (anggota Senat) dan Ir Celcius Talumingan MS kepada DPD RI.
(sbc)
Komentar