Bursa Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Manado Sepi Peminat

Sumikolah3372 Dilihat

MANADO – Animo kalangan akademikus untuk mencalonkan diri sebagai Direktur Politeknik Negeri Manado periode 2024-2024, tak begitu bergairah. Buktinya, pendaftaran dan penerimaan bakal calon Direktur yang dibuka sejak 19 April 2024, belum ada menyerahkan formulir dan menyatakan kesiapannya menjadi orang nomor satu di perguruan tinggi vokasi yang masuk 10 besar terbaik di Indonesia ini.

Ketua Panitia Pemilihan Direktur, Jeanely Rangkang mengatakan, pihaknya telah turun disemua jurusan untuk mendeteksi tenaga dosen yang masuk ke dalam kategori sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen).

“Sosialisasi telah dilakukan. Kami juga turun ke setiap jurusan dan banner-banner telah dipasang guna menjaring para bakal calon Direktur nantinya,” terangnya belum lama ini.

Beberapa persyaratan untuk menjadi Direktur Polimdo yakni bergelar S2, memiliki pengalaman manejerial paling rendah sebagai ketua jurusan atau sebutan lain yang setara atau ketua lembaga paling singkat 2 tahun di PTN atau paling rendah sebagai pejabat eselon II.a di lingkungan instansi pemerintah.

Meski sepi peminat sebelum pendaftaran ditutup, namun diperkirakan sejumlah akademikus akan menyerahkan formulir di akhir-akhir masa pendaftaran.

Beberapa nama yang disebut-sebut akan maju yakni Mareyke Alelo. Sebagai petahana, wanita low profile yang memiliki jaringan internasional ini diyakini didukung 90 persen senat Polimdo.

Kans untuk kembali menjadi orang nomor satu di Polimdo sangat terbuka dikarenakan kedekatan dirinya dengan pimpinan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta semua senat di Polimdo.

Nama lain yang berkembang yakni, Debby Wilar. Guru besar tersebut didukung Oktavianus Lintong dan Efendy Rasyid. Keduanya sempat menjadi rival petahana (Mareyke Alelo, red) pada Pemilihan Direktur tahun 2020 lalu.

Menariknya, pada pemilihan tersebut, Mareyke Alelo meraih 16 suara, disusul Oktavianus Lintong 12 suara dan Efendy Rasyid 8 suara. Sedangkan 1 suara memilih abstain.

Nama lain yang dinilai layak menjadi Direktur Polimdo adalah Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Selvy Kalele. Istri dari anggota DPRD Manado Dolfie Angkouw ini dinilai mempunyai jaringan dengan pemerintah pusat.

Kedekatan Dolfie Angkouw dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto tersebut dapat menjadi jaminan Selvy Kalele menjadi orang nomor satu di Polimdo.

Dan terakhir adalah Wakil Direktur Akademik, Tineke Saroinsong. Wanita lulusan UGM tersebut dari info yang terima bakal mengikuti suksesi Pemilihan Direktur Polimdo.

Diketahui, untuk menjadi orang nomor satu di Politeknik Negeri Manado, para bakal calon Direktur akan memperebutkan 24 suara senat dan 35 persen suara Menteri yang bernilai 13 suara.

(sbc)

Komentar