Pesona Pulau Gangga Jadi Saksi Dialog Teologi dan Konser Musik Lintas Budaya IAKN Manado – MTU

Sumikolah902 Dilihat

SULUTBICARA.COM — Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Cross Cultural” sukses diselenggarakan di Pulau Gangga, Selasa (23/06/2026).

Mengusung tema “Cultivating Christian Spirituality through Music as a Mission Expression of Christian Education,” acara ini menjadi ruang perjumpaan akademik dan budaya yang hangat antara delegasi Methodist Theological University (MTU) Korea Selatan, civitas akademika Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, serta jemaat GMIST Pusirungang Gangga Satu.

Setelah menempuh perjalanan laut dari Serei dan makan siang bersama, kegiatan dibuka dengan penuh sukacita lewat lagu pujian bersama “Haleluyah, Puji Tuhan”.

Diskusi Teologis dan Peran Musik dalam Misi

Pada sesi pengantar, peserta diajak mendalami bagaimana musik, nyanyian, dan ekspresi tubuh mampu membentuk iman serta identitas kekristenan. Musik ditegaskan bukan sekadar seni, melainkan media penguatan misi gereja.

Lima narasumber dari MTU hadir sebagai pemantik diskusi panel antara lain, Rev. Dr. Kyungdong Yoo (President of MTU), Jinsook Kwon, Sungho Park, Kyung-sik Kim dan Jo Sunghyun.

Para pembicara tersebut membagikan refleksi teologis mengenai efektivitas musik sebagai sarana misi di tengah masyarakat yang majemuk. Sebaliknya, perwakilan jemaat lokal dan IAKN Manado juga membagikan pengalaman kontekstual penggunaan musik gereja di Sulawesi Utara, memperlihatkan kesamaan semangat pelayanan meski berbeda latar budaya.

Apresiasi dan Konser Musik Lintas Budaya

Sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama yang erat, Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, S.T., M.Pd, menyampaikan sambutan sekaligus menyerahkan tanda kasih kepada Pdt. Vika Sabrina Medea, S.Th selaku perwakilan Jemaat GMIST Pusirungang Gangga Satu.

“Musik adalah bahasa universal yang mampu mempererat persaudaraan, memperdalam spiritualitas, dan menjadi sarana kesaksian iman,” ujar Presiden MTU, Rev. Dr. Kyungdong Yoo dalam refleksi singkatnya di sela konser.

Rangkaian program PKM Cross Cultural ini akhirnya ditutup dengan makan malam bersama dan sesi foto dengan latar belakang matahari terbenam Pulau Gangga yang indah, menandai suksesnya jembatan dialog dan pelayanan lintas budaya ini.

(sbc)

Komentar