Polimdo dan BP3MI Sulut Teken Kesepakatan Swakelola Tipe II untuk Penguatan Kapasitas CPMI/PMI

Daerah, Sumikolah1443 Dilihat

SULUTBICARA.COM — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) resmi memperkuat sinergi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Sulawesi Utara melalui penandatanganan Kesepakatan Kerja Sama Swakelola Tipe II di Kantor BP3MI Sulut, Senin (31/8/2026).

Kemitraan strategis ini bertujuan mendukung peningkatan kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) maupun Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi, serta membuka akses peluang kerja luar negeri yang legal, aman, dan terlindungi bagi lulusan vokasi.

Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA, menyampaikan bahwa pengalaman kerja internasional berperan penting dalam mengasah karakter, kemandirian, dan kepercayaan diri lulusan.

“Ketika mereka ke luar negeri, banyak sekali kompetensi diri yang berkembang. Namun kesempatan itu terkadang terkendala payung hukum. Melalui kerja sama dengan BP3MI, diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi lulusan Polimdo untuk bekerja di luar negeri melalui jalur resmi,” ujar Mareyke.

Sementara itu, Kepala BP3MI Sulawesi Utara, AKBP Hendrick Situmorang, SH., S.IK., M.Si., menjelaskan bahwa Kesepakatan Swakelola Tipe II ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menggandeng lembaga pendidikan vokasi dalam menyiapkan tenaga kerja yang memenuhi standar pasar global sekaligus paham aspek perlindungan hukum.

Kegiatan penandatanganan dan rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh pimpinan institusi pendidikan kesehatan lainnya, termasuk Direktur Poltekkes Kemenkes Manado (Dr. Hanung Prasetya), Direktur Poltekkes Kemenkes Ternate (Ridwan Yamko), dan Direktur Poltekkes Kemenkes Ambon (Dr. Betty Anthoineta Sahertian).

Melalui kolaborasi ini, Polimdo makin mempertegas komitmennya dalam menghadirkan keterkaitan dan kesepadanan (link and match) antara pendidikan vokasi dengan pasar kerja internasional.

(***)

Komentar