MANADO – Menjelang peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026, RSUP Kandou terus memperkuat komitmennya dalam promosi kesehatan preventif. Bekerja sama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), RSUP Kandou menggelar Sosialisasi SADARI (Periksa Payudara Sendiri) di Aula RSUP Kandou, Senin (12/10/2026).
Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua YKPI, Linda Amalia Sari Gumelar (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak periode 2009–2014) beserta tim, serta didampingi Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes.
Turut hadir jajaran direksi RSUP Kandou, di antaranya Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., M.Si. dan Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K), serta jajaran pakar dan dokter spesialis.
Dalam sambutan pembukanya, Prof. Starry Rampengan menyambut hangat kedatangan Linda Amalia Sari Gumelar dan jajaran YKPI. Ia menekankan bahwa edukasi publik mengenai kanker payudara harus gencar dilakukan guna menekan angka keterlambatan penanganan medis.
Prof. Starry menggarisbawahi pentingnya pemahaman mengenai faktor risiko—mulai dari gaya hidup hingga pola makan—serta kewaspadaan terhadap perubahan fisik pada tubuh sejak dini.
“Edukasi yang memadai adalah kunci. Ketika masyarakat paham dan peka terhadap perubahan fisiknya, mereka tidak akan ragu untuk segera memeriksakan diri secara medis apabila menemukan indikasi kelainan,” ungkap Prof. Starry.
Senada dengan hal tersebut, Ketua YKPI Linda Amalia Sari Gumelar menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi RSUP Kandou dalam mendorong gerakan SADARI di Sulawesi Utara. Menurutnya, kesadaran mandiri merupakan benteng pertama dalam melawan kanker payudara.
“Deteksi dini adalah langkah terpenting. Melalui langkah sederhana seperti SADARI, kami mengajak kaum perempuan untuk mengenali tubuhnya sendiri dan tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga medis jika menemukan perubahan yang mencurigakan,” tutur Linda.
Sosialisasi ini juga mempertemukan masyarakat dan insan medis dengan tim pakar bedah onkologi RSUP Kandou. Tiga narasumber spesialis dihadirkan untuk mengupas tuntas aspek klinis dan edukatif, yakni dr. Christian Manginstar, Sp.B.Subsp.Onk(K), dr. Hendrik Benianato Mengga, Sp.B.Subsp.Onk(K) dan dr. Denny Saleh, Sp.B(K)Onk.
Melalui sinergi erat antara RSUP Kandou dan YKPI, sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, menghapus stigma ketakutan terhadap pemeriksaan medis, serta menyelamatkan lebih banyak jiwa melalui tindakan pencegahan sejak dini.
(***)









Komentar