Menghidupkan Warisan Sang Tokoh: Ziarah HKN ke-62 RS Kandou Jadi Refleksi Pelayanan Kesehatan Masa Depan

Daerah897 Dilihat

MANADO – Gemercik dedikasi seorang perintis kesehatan kembali bersemi di Kompleks Makam Kombos, Manado, Kamis (5/11/2026). Di bawah langit pagi yang cerah, langkah khidmat jajaran pimpinan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou menyatu dalam keheningan ziarah dan upacara tabur bunga.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 ini bukan sekadar seremonial tahunan. Bagi RSUP Kandou, momentum ini menjadi titik temu antara penghormatan terhadap akar sejarah dan komitmen menatap masa depan pelayanan kesehatan yang kian modern dan humanis.

Dipimpin langsung oleh Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, rombongan yang terdiri dari jajaran direksi, perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan di Sulawesi Utara, serta panitia pelaksana hadir membawa satu napas yang sama: mengenang dan meneruskan keteladanan Prof. Dr. R.D. Kandou.

Bagi dunia kesehatan Sulawesi Utara, nama Prof. Dr. R.D. Kandou adalah fondasi. Pengorbanan dan visinya di masa lampau telah menjelma menjadi rumah bagi ribuan pasien yang datang mencari kesembuhan setiap harinya.

Dalam sambutannya yang sarat makna, Prof. Starry menegaskan bahwa ziarah ini adalah wujud nyata rasa terima kasih yang tulus. Namun, ia mengingatkan bahwa bentuk penghormatan paling agung bukanlah sekadar taburan bunga di atas pusara, melainkan bagaimana nilai-nilai pengabdian tersebut dihidupkan di ruang-ruang pemeriksaan dan bangsal rumah sakit.

“Mari kita merenungkan kembali tugas dan tanggung jawab kita sebagai insan kesehatan. Apakah masyarakat yang datang berobat sudah mendapatkan pelayanan yang tepat dan bermutu? Mari kita jawab pertanyaan itu melalui kerja nyata,” pesan Prof. Starry di hadapan para civitas hospitalia.

Pesan ini terasa sangat relevan di era transformasi kesehatan saat ini. Di tengah tuntutan teknologi medis yang kian canggih dan ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi, sentuhan kemanusiaan dan keselamatan pasien (patient safety) tetap harus menjadi kompas utama.

Prosesi tabur bunga yang diawali oleh Dirut Starry Rampengan, diikuti oleh jajaran direksi, mulai dari Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP.,M.Si., Direktur Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B. TKV (K), Direktur SDM Pendidikan dan Diklit dr. Yune Laukati, MARS., hingga Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE. AK. MM berjalan dengan penuh khidmat.

Setiap kelopak bunga yang jatuh di atas makam seolah merepresentasikan lembaran komitmen baru: bahwa mutu pelayanan RS Kandou harus terus melompat lebih tinggi, adaptif terhadap inovasi, namun tetap hangat dan membumi.

Pihak keluarga almarhum yang turut hadir menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi keluarga besar RS Kandou dalam mengenang jasa sang tokoh dari masa ke masa. Kehangatan ini ditutup dengan sesi foto bersama, menyatukan energi kebersamaan untuk menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.

Peringatan HKN ke-62 di RS Kandou meninggalkan pesan mendalam bahwa sebuah institusi kesehatan yang besar tidak hanya dibangun di atas fasilitas dan teknologi canggih, melainkan di atas jiwa pengabdian yang tulus.

Dengan semangat yang diwariskan Prof. Dr. R.D. Kandou, RSUP Kandou optimis untuk terus melangkah menjadi mercusuar pelayanan kesehatan unggulan di Kawasan Timur Indonesia—menghadirkan penyembuhan yang tidak hanya menyapa raga, tetapi juga merawat harapan.

(***)

Komentar