oleh

Pandemi Meredah, Polimdo Jalankan Kuliah Luring

MANADO, SULUTBICARA.com

Politeknik Negeri Manado (Polimdo) akan menggelar pembelajaran hybrid untuk seluruh aktivitas perkuliahan. Penerapan kombinasi antara pertemuan tatap muka dengan daring dilakukan agar proses pembelajaran dapat mencapai kompetensi yang dibutuhkan.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Selvy Kalele SE MSi menjelaskan, selama pandemi, dosen dan mahasiswa terbiasa memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Namun, ada beberapa dampak yang muncul dari metode pembelajaran daring.

“Salah satunya, mahasiswa mengeluhkan sulitnya menyerap materi perkuliahan ketika pembelajaran daring. Latar belakang inilah yang membuat metode hybrid (daring dan luring) dipilih untuk mengoptimalkan proses perkuliahan,” tukas Kalele, Senin (13/06/2022).

Kalele mengatakan, melalui kebijakan ini, perkuliahan tidak seluruhnya digelar secara luring, tetapi tetap memanfaatkan teknologi yang selama ini sudah diaplikasikan. Kebijakan ini juga akan dilanjutkan pada semester ganjil tahun akademik 2022/2023.

Dia menjelaskan jika mahasiswa tetap tidak berkesempatan (secara luring) karena akses rumahnya jauh, maka dia boleh akses lewat daring. Kita ingin penyampaian materi itu terjamin terserap mahasiswa kemudian kemampuan penggunaan teknologi tetap meningkat,” kata Rina.

Kendati demikian, Polimdo tetap dibuka penuh untuk mahasiswa. Mahasiswa juga diperbolehkan mengikuti perkuliahan secara daring dari kampus melalui fasilitas yang disediakan.

“Kampus prinsipnya dibuka. Kalau kuliahnya ingin daring, boleh. Kalau kuliahnya ingin tatap muka asalkan jadwal kuliahnya sudah terjadwal juga boleh,” tambah Wadir III.

Lebih lanjut, pertemuan tatap muka didorong agar pendalaman materi dapat dilakukan secara interaktif melalui diskusi intens. Hal ini karena diskusi secara optimal sulit diadakan melalui kuliah daring.

“Kita ingin mengombinasikan kelebihan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring,” tutup Kalele.

(sbc)

Komentar