oleh

Polimdo Gelar Pelatihan PLC di SMKN 1 Ratahan

MANADO, SULUTBICARA.com

Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melalui pusat penelitian dan pengabdian pada masyarakat melaksanakan pelatihan pengendali logika terprogram (PLC) untuk pengembangan SDM pada guru Jurusan Teknik Listrik di SMK Negeri Ratahan.

“SMK adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah. Idealnya lulusan SMK akan langsung mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai dengan kompetensi dan keterampilannya,” ujar tim pengabdian Ventje Ferdy Aror SST, Johan Pongoh SST MT dan Ventje Lumentut ST MT, Sabtu (24/09/2022).

Menurut mereka, kebutuha SDM yang berkualitas di dunia industri menuntut SMK untuk membekali lulusannya dengan kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha maupun dunia industri. “Oleh karena itu SMK harus mempersiapkan peserta didiknya agar siap masuk ke dunia kerja dengan membekali berbagai macam kompetensi yang menunjang kebutuhan dunia kerja. Keberhasilan peserta didik dalam menguasai suatu kompetensi tidak lepas dari proses pendidikan,” tukas mereka.

Dijelaskan mereka, dalam kurikulum SMK khususnya jurusan listrik, PLC adalah salah pelajaran yang wajib diajarkan kepada siswa untuk meningkatkan kompetensi siswa.

“Namun dengan terbatasnya guru yang mengajar bahkan ada sekolah yang sama sekali tidak diajarkan khusus PLC ini, sedangkan peralatannya ada. Dalam lomba-lomba Ketrampilan Siswa (LKS) tingkat Nasional untuk SMK dengan jenis lomba bidang Electrical Instalasion beberapa tahun terakhir ini, dalam kisi-kisi soal lomba selalu menggunakan PLC sebagai pengontrol untuk suatu rangkaian instalasi yang dilengkapi dengan sensor-sensor, saklar-saklar, motor listrik dan lain-lain,” papar mereka.

Ditambahkan, bahwa tujuan kegiatan tersebut untuk mendoromg SMK untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) khusus untuk Kompetensi Keahlian Teknik Listrik.

“Serta mempromosikan kompetensi siswa SMK untuk Kompetensi Keahlian Teknik Listrik kepada DUDI sebagai calon pengguna tenaga kerja. Serta memberikan kesempatan dan motivasi kepada siswa untuk berkompetisi secara positif, untuk menumbuhkan kebanggaan pada kompetensi keahlian yang ditekuninya, juga kebanggaan bagi sekolah dan daerah/provinsinya,” papar mereka.

“Serta memilih peserta untuk mengikuti ajang kompetisi yang lebih tinggi yaitu ASC dan WSC dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas materi lomba kompetensi siswa tingkat Nasional mengacu pada materi ASC dan WSC,” tambah mereka.

(sbc)

Komentar