Unsrat dan Kemenlu Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Sumikolah744 Dilihat

SULUTBICARA.COM – Pemanfaatan kekayaan laut Indonesia menjadi sorotan saat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri RI menggelar Kuliah Umum pada Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) ini mengusung tema “Mendulang Potensi Ekonomi Biru: Kemitraan Lintas Sektor untuk Pencapaian Target Pertumbuhan Ekonomi”.

Dalam kesempatan itu, Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Berty Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng menegaskan bahwa pemilihan tema ini bukan tanpa alasan.

Menurutnya, hal tersebut merupakan cerminan komitmen bersama dalam menggali potensi ekonomi biru melalui kolaborasi yang terintegrasi.

“Sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama. Kita harus memastikan potensi ini dimanfaatkan secara optimal tanpa sedikit pun mengabaikan aspek kelestarian lingkungan,” ujar Prof. Berty Sompie dalam sambutannya.

Ia berharap melalui forum ini, mahasiswa tidak hanya sekadar duduk dan mendengar, tetapi mampu menyerap wawasan mendalam, serta terinspirasi untuk berkontribusi langsung dalam pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan di masa depan.

Senada dengan itu, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Dr. Ir. Ockstan J. Kalesaran, M.Sc, menyebut kehadiran Kementerian Luar Negeri sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas akademik kampus.

Kuliah tamu ini diharapkan mampu membawa perspektif baru yang lebih luas bagi para peserta.

“Kami ingin menciptakan ruang interaksi yang aktif. Melalui pertukaran gagasan ini, diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di lingkungan FPIK Unsrat,” pungkas Dr Ockstan.

Acara tersebut dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan akademisi yang antusias berdiskusi mengenai peluang ekonomi berbasis kelautan sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional.

(sbc)

Komentar