Eskalasi Politik Kampus Memanas: Pasca-Peresmian Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo, Rektor Unsrat Diserang Isu Pencalonan

Daerah, Sumikolah715 Dilihat

SULUTBICARA.COM — Peresmian Auditorium Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang semula menjadi simbol pencapaian fasilitas akademik baru, kini diwarnai dinamika politik internal yang kian memanas. Kepemimpinan Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU, ASEAN Eng., mendadak dihantam gelombang kritik tajam yang mengarah hingga ke peta pencalonan Rektor periode mendatang.

Momen peresmian gedung megah tersebut disinyalir menjadi titik balik eskalasi gesekan di tingkat senat dan civitas akademika. Berbagai sorotan negatif secara intensif dialamatkan kepada pimpinan rektorat, mulai dari isu tata kelola internal hingga dugaan manuver politik jelang suksesi kepemimpinan universitas.

Sejumlah pihak dari unsur civitas akademika dan Senat Unsrat mulai melontarkan nada ketidakpuasan. Konsolidasi antar-kelompok kepentingan disinyalir mulai bergerak cepat untuk menjegal kans Rektor petahana menjelang bursa pemilihan.

Menanggapi derasnya serangan isu yang berhembus pasca-peresmian auditorium, pihak rektorat mengimbau seluruh civitas akademika Unsrat agar tidak mudah terprovokasi oleh wacana atau isu-isu yang dinilai sarat muatan kepentingan politik kampus.

Pimpinan Unsrat menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi, transparansi tata kelola, dan penyelesaian seluruh agenda akademis sesuai dengan Statuta Unsrat serta regulasi kementerian yang berlaku.

Meski demikian, suhu politik di kampus ini diprediksi masih akan tetap hangat seiring kian dekatnya tahapan resmi pencalonan kepemimpinan Unsrat ke depan.

Mengenal Sosok Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo

Gedung yang kini menjadi pusat perhatian tersebut mengusung nama tokoh ternama bangsa, Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo (1917–2001).

  • Begawan Ekonomi Indonesia: Dirinya adalah ekonom terkemuka Indonesia, peletak dasar pembangunan ekonomi makro, serta pendiri Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI).

  • Rekam Jejak Menteri: Sepanjang kariernya, Prof. Soemitro beberapa kali dipercaya menduduki jabatan menteri strategis, antara lain Menteri Perdagangan dan Perindustrian, Menteri Keuangan, hingga Menteri Negara Riset.

  • Ikatan Historis dengan Sulawesi Utara: Nama beliau diabadikan di Unsrat bukan tanpa alasan. Selain sumbangsih akademis nasional, beliau memiliki ikatan kekeluargaan erat dengan Minahasa/Manado melalui sang istri, Dora Marie Sigar, serta merupakan ayahanda dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

(sbc)

Komentar