Momen Istimewa Wisuda Unsrat: Dirut RSUP Kandou Hadir Sebagai Undangan Sekaligus Orang Tua Wisudawan

Daerah426 Dilihat

MANADO — Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes., menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikusumo, Kamis (20/8/2026).

Pada prosesi sakral tersebut, Plt. Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., secara resmi melepas 1.017 wisudawan dari 11 fakultas serta Program Pascasarjana. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. Victor Mailangkay yang mewakili Gubernur Sulut, Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Langie, serta jajaran pejabat Forkopimda lainnya.

Kehadiran Prof. Starry yang didampingi sang istri, dr. Inneke Sirowanto, Sp.OG., terasa sangat istimewa. Selain memenuhi undangan kapasitasnya sebagai pimpinan RSUP Kandou, ia juga hadir sebagai orang tua wisudawan.

Putranya, dr. Derren David Christan Homenta Rampengan, S.Ked., M.M., M.A.R.S., resmi diwisuda dan berhasil meraih predikat Cum Laude.

Menanggapi pelantikan dan wisuda para tenaga medis baru tersebut, Prof. Starry menekankan pentingnya moralitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kesehatan di tengah masyarakat.

“Menjadi dokter bukan sekadar menguasai ilmu dan keterampilan medis, melainkan menjaga integritas, moral, serta komitmen pengabdian usai mengucap sumpah profesi,” tegas Prof. Starry.

Ia mengimbau para dokter, khususnya dokter muda, untuk terus mengasah kemampuan seiring pesatnya perkembangan teknologi kedokteran, sembari tetap mengedepankan etika serta keselamatan pasien (patient safety).

Sebagai rumah sakit pendidikan utama, RSUP Kandou memegang peran strategis dalam bermitra dengan Unsrat untuk mencetak tenaga medis berkualifikasi tinggi. Sinergi ini ditujukan untuk memastikan lulusan kesehatan yang diterjunkan ke lapangan memiliki kecakapan klinis sekaligus karakter kepemimpinan yang tangguh.

Mengenai pencapaian putranya, Prof. Starry menyampaikan rasa syukur dan berharap agar prestasi akademis yang diraih dapat ditransformasikan menjadi aksi nyata dalam dunia pelayanan kesehatan.

“Sebagai orang tua, tentu saya bangga dan bersyukur. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana ilmu yang sudah diperoleh dapat digunakan untuk memberikan manfaat bagi banyak orang. Saya berharap Derren dapat menjalankan profesinya dengan baik, rendah hati, berpegang pada sumpah dokter, dan selalu mengutamakan pasien,” tutupnya.

(***)

Komentar