Direktur SDM RSUP Kandou dr. Yune Laukati Gencarkan Sosialisasi Anti-Perundungan bagi Dokter Residen

Daerah8 Dilihat

MANADO – Komitmen RSUP Kandou dalam menciptakan iklim pendidikan kedokteran yang inklusif, kondusif, dan bebas dari intimidasi terus diperkuat. Langkah nyata ini diwujudkan melalui sosialisasi pencegahan perundungan (anti-bullying) bagi para peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang digelar di Aula Lantai 2 RSUP Kandou, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Kandou, dr. Yune Laukati, MARS.

Di hadapan para dokter residen, dr. Yune memaparkan secara terperinci dan transparan batasan tegas mengenai tindakan apa saja yang tergolong perundungan, perilaku yang tidak termasuk kategori perundungan, serta mekanisme alur pelaporan resmi (whistleblowing system) yang aman apabila terjadi dugaan pelanggaran.

Dalam pemaparannya, dr. Yune Laukati menekankan bahwa keberhasilan pendidikan dokter spesialis yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana atau beban akademik semata, tetapi juga oleh atmosfer lingkungan kerja yang saling menghargai.

“Penting bagi kita untuk membangun hubungan yang sehat di lingkungan pendidikan kedokteran melalui sikap saling menghormati, merangkul, menolong, dan memberikan dukungan satu sama lain. Lingkungan yang positif adalah kunci pembentukan dokter spesialis yang profesional,” ungkap dr. Yune.

Ia menegaskan bahwa pencegahan perundungan harus menjadi kesadaran bersama seluruh civitas akademika dan rumah sakit. Dengan sosialisasi yang masif dan berkelanjutan, para peserta PPDS diharapkan dapat menjalani proses pembelajaran dengan rasa aman dan fokus.

“Harapan kami, ke depan seluruh peserta PPDS dapat menjalani pendidikan dengan aman, tanpa perundungan. Dengan lingkungan pendidikan yang baik, proses pembelajaran dapat berjalan optimal sehingga menghasilkan dokter spesialis sesuai harapan masyarakat dan bangsa,” tambahnya.

RSUP Kandou tidak hanya memberikan edukasi teoretis, tetapi juga mendorong keberanian para dokter residen untuk bersuara dan memanfaatkan alur pelaporan resmi yang telah disediakan secara bertanggung jawab.

Melalui langkah konsisten ini, RSUP Kandou menegaskan posisinya sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama yang tak hanya unggul dalam pelayanan klinis, tetapi juga menjadi tempat bernaung yang humanis, bermoral, dan berintegritas tinggi bagi calon-calon dokter spesialis masa depan.

(***)

Komentar