oleh

Kenapa Harus Memilih Ka Joune Ganda Ketua KPRS GMIM 2022-2026?

SULUTBICARA.com – Pemilihan Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM periode 2022-2026 tinggal menghitung hari. Bulan Januari 2022 akan menjadi momentum yang menentukan arah pelayanan remaja GMIM.

Mau tak mau, suka tak suka, Penatua Remaja di Jemaat harus memilih wakil mereka di KPRS GMIM, mulai dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Assisten Bendahara, Wakil Assisten Bendahara hingga anggota.

Kontestasi Ketua KPRS GMIM periode pelayanan 2022-2026 terbilang menarik. Karena Calon Ketua KPRS Ka Pnt Joune Ganda yang kini masih menjabat sebagai Bupati Minahasa Utara, terpanggil untuk pelayanan di Remaja GMIM.

Bagi kakak-kakak Penatua yang masih bingung mau pilih Ketua KPRS GMIM, SULUTBICARA memberikan sedikit alasan kenapa kamu harus memilih Ka Pnt Jounde Ganda sebagai Ketua KPRS GMIM periode 2022-2026. Check it out guys!

1. Joune Ganda memiliki visi pelayanan jangka panjang

Sebagai organisasi di bawah naungan GMIM, Ketua KPRS memerlukan banyak terobosan dalam bidang pendidikan dan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan jaman yang berubah dengan cepat. Untuk itu, pengalaman Joune Ganda sebagai Bupati dan pengusaha dapat meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan SDM para remaja, agar dapat berdampak baik pada kesejahteraan warga GMIM.

2. Joune Ganda tidak berhasrat memanfaatkan pelayanan remaja untuk kepentingan politik

Kelebihan lain Joune Ganda adalah tidak memanfaatkan pelayanan untuk kepentingan politik. Padahal, banyak yang menggunakan pelayanan untuk ambisi di politik. “Sosoknya sebagai figur yang tidak melibatkan pelayanan untuk kepentingan politik, saya kira jadi kelebihan ya,” kata Pnt Remaja GMIM Efrata Lumpias, Benya Kaunang.

3. Joune Ganda dekat dengan milenial

Joune Ganda sebagai figur pemimpin yang dekat dengan kawula muda. Sedari awal menjabat orang nomor satu di Minahasa Utara, Ketua KPRJ GMIM Imanuel Kaima itu kerap merangkul milenial dalam berbagai kebijakannya.

Pendekatannya kepada anak-anak muda berjalan secara organik, seiring proses pemerintahannya. Terbaru, suami dari Rizya Natasha Davega ini dipercayakan menjabat Ketua ASPROV PSSI Sulawesi Utara periode 2021-2025.

4. Joune Ganda berkomitmen untuk pelayanan GMIM

Saat semua daerah mengalami masalah keuangan akibat pandemi Covid-19, namun tak menghalangi komitmen Joune Ganda terhadap pelayanan di GMIM. Komitmen tersebut dituangkan Joune Ganda sebagai Bupati Minahasa Utara yang memberikan dana hibah kepada GMIM sebesar Rp. 2 Miliar.

5. Semua kegiatan remaja tingkat sinode tanpa proposal

Jika biasanya setiap wilayah yang dipercayakan menjadi tuan rumah untuk kegiatan remaja sinode disibukkan dengan mencari dana dalam bentuk proposal dan lain-lain, maka jika Joune Ganda terpilih, dirinya berjanji akan menanggung semua dana kegiatan remaja tingkat sinode.

Bukti nyata yang telah dilakukan Joune Ganda adalah Rapat Konsultasi Komisi Pelayanan (RKKP) Remaja GMIM tahun 2021 yang dilaksanakan di Jemaat GMIM Getsemani Gangga Satu Wilayah Gangga-Bangka-Talise (GABATA) digratiskan Bupati Minahasa Utara ini.

6. Dari Minsel, Mitra, Minahasa, Tomohon, Manado, Minut dan Bitung, mengenal Joune Ganda lebih dekat

Joune Ganda lahir di Manado, Sulawesi Utara, 27 Juli 1971. Kiprah alumni Institut Bisnis Indonesia ini mulai jadi perbincangan sejak menjadi pengusaha nasional. Ia bahkan memiliki banyak perusahan diberbagai bidang, dan memutuskan untuk ‘bertarung’ di Minahasa Utara.

Joune Gande bersama Kevin Lotulong dilantik Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey sebagai orang nomor satu di Minahasa Utara pada 26 Februari 2021.

Gaya kepemimpinan yang sederhana dan nyentrik dengan blusukannya, Joune Ganda berhasil mencuri perhatian. Ia berhasil mengubah momok pemimpin yang kaku dan birokratis, menjadi sederhana dan supel. Dia lah sosok sipil pengusaha yang hari ini terpanggil maju sebagai Ketua KPRS GMIM 2022-2026.

(sbc/*)

Komentar