Ini Jawaban Sandiaga saat Ditanya Jadi Cawapres Anies atau Ganjar

Nasional1573 Dilihat

KLATEN – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Manparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi santai kemungkinan dijadikan Cawapres Anies Baswedan atau Ganjar Pranowo. Sandiaga memberikan jawaban berbeda ketika ditanya peluangnya menjadi cawapres Anies dan Ganjar.

Saat ditanya kemungkinan jadi cawapres Anies, Sandiaga mengaku akan melihat pemikiran dan gagasan koalisi pengusung Anies.

“Saya itu pernah bermitra sama Pak Prabowo dan pernah bermitra sama Pak Anies, bahwa dalam kontestasi itu pemikiran, gagasan yang akan kita kembangkan ke depan,” ungkap Sandiaga kepada wartawan usai menyerahkan piagam anugerah desa wisata Indonesia (ADWI) di Desa Sidowarno, Kecamatan Wonosari, Klaten, Sabtu (4/6/2023).

“Saya melihat bahwa di dalam membangun bangsa kita ke depan kita harus melakukan percepatan pembangunan,” sambungnya.

Sandiaga mengatakan sejauh ini dia menilai visi koalisi perubahan pengusung Anies Baswedan capres belum pas. Sebab, dari hasilnya berkeliling Indonesia mayoritas masyarakat puas dengan arah pembangunan era Presiden Jokowi.

“Kalau mengubah arah pembangunan saya merasa itu kurang pas. Karena saya sudah keliling Indonesia, saya mendengar banyak masukan dari masyarakat dan data yang kami terima 80 persen dari masyarakat memberikan kepuasan terhadap arah pembangunan,” terang Sandiaga.

Menurutnya, jika konsep bakal capres Anies Baswedan tidak mengubah pembangunan akan sesuai dengan harapan masyarakat. Namun, jika mengusung perubahan pembangunan maka Sandiaga merasa tidak ada kecocokan.

“Tapi kalau mengubah apalagi mengubah peta besar dan arah pembangunan kita, ini mungkin tidak mendapatkan kesamaan pemikiran dengan saya,” kata Sandiaga.

Lalu bagaimana jika Sandiaga mendapatkan tawaran menjadi cawapres Ganjar Pranowo? Sandiaga mengaku terhormat. Meski begitu, dia menyerahkan keputusan tersebut kepada partai politik.

“Saya merasa terhormat. Tapi yang akan mengambil keputusan itu pimpinan partai politik jadi itu ranahnya dan domainnya partai politik,” kata Sandiaga.

Sandiaga mengaku belum ada komunikasi khusus dengan Ganjar Pranowo. Sandiaga menyebut setelah pengumuman Ganjar capres, dia baru sekali bertemu dengan bakal capres dari PDIP itu.

“Beberapa kali ini saya semakin dekat dengan Pak Sekda (sekda Jateng) karena beberapa kegiatan Pak Sekda yang membersamai. Tapi dua bulan ke depan mudah-mudahan ada kesempatan karena semenjak pengumuman capres baru bertemu sekali di Semarang,” ujar Sandiaga.

(detik.com)

Komentar