Dugaan Pungli Photo Booth Wisuda, Oknum Karo Unsrat Disorot

Daerah, Sumikolah914 Dilihat

MANADO — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) mencoreng pelaksanaan wisuda di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Oknum Kepala Biro (Karo) di lingkungan Unsrat berinisial SSS (Kepala Biro Umum dan Keuangan) diduga melakukan penarikan tarif tidak resmi terhadap para penyedia jasa photo booth yang beroperasi di area kampus saat momen wisuda berlangsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku usaha photo booth dimintai sejumlah uang tunai agar diizinkan mendirikan stan foto di kawasan kampus. Penarikan biaya tersebut diduga kuat tidak memiliki dasar hukum yang jelas maupun tanda terima resmi dari pihak rektorat.

Salah satu penyedia jasa foto yang enggan disebutkan namanya mengaku keberatan dengan adanya pungutan tersebut. Menurutnya, jumlah yang diminta sangat memberatkan para pelaku usaha kecil yang memanfaatkan momen wisuda untuk mengais rezeki.

“Kami diminta membayar sejumlah uang jika ingin membuka stan. Alasannya untuk izin tempat, tetapi tidak ada kuitansi atau bukti pembayaran resmi dari kampus,” ungkap sumber tersebut.

Dugaan praktik tidak terpuji ini meresahkan kalangan penyedia jasa maupun civitas akademika Unsrat. Tindakan oknum Karo tersebut dinilai telah mencederai integritas institusi pendidikan tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Rektorat Unsrat maupun oknum Karo berinisial SSS belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi terus dilakukan guna mendapatkan klarifikasi dan perimbangan berita secara utuh.

Komentar