SULUTBICARA.COM – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof Brian Yuliarto menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima inisial EM (21) yang ditemukan tak bernyawa dalam kondisi gantung diri di dalam rumahnya, Kabupaten Tomohon, Sulawesi Utara, Selasa (30/12/2025).
“Kemendiktisaintek selalu menentang keras terhadap segala bentuk pelecehan dan kekerasan seksual di kampus,” ungkap Prof Brian Yuliarto kepada media ini, Jumat (02/01/2026).
Lebih lanjut, Mendiktisaintek menyatakan kekecewaan mendalam atas kejadian tersebut. Secara tegas dia meminta seluruh civitas akademika untuk tidak takut melapor.
“Segera laporkan ke Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) di kampus masing-masing. Sampaikan aduan resmi melalui pusat panggilan ULT 126 dengan jam operasional jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Serta di portal aduan: aduanitjen.kemendiktisaintek.go.id,” tegasnya.
Diketahui, korban EM diduga mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen berinisial DM. Dugaan itu mencuat menyusul beredarnya tulisan tangan korban yang berisi pengaduan terkait dugaan pelecehan seksual.
Dalam surat tersebut, korban mencantumkan identitas lengkap, mulai dari nama, nomor induk mahasiswa (NIM), program studi, fakultas, nomor telepon, hingga alamat surat elektronik. Korban juga menuliskan nama terlapor yang disebut berstatus sebagai dosen.
(sbc)










Komentar