Semangat HUT RI ke-81, PLN Dorong Digitalisasi Pendidikan di SMP Negeri 1 Palu Lewat Program TJSL

Daerah398 Dilihat

SULUTBICARA.COM – Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Program Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Digitalisasi Pendidikan” di SMP Negeri 1 Palu, Rabu (5/8).

Bantuan yang diserahkan meliputi 25 unit komputer PC, 2 unit WiFi router, 3 unit webcam, 1 unit printer, serta program pelatihan digitalisasi pembelajaran bagi para guru. Inisiatif ini hadir untuk memperkuat fasilitas belajar mengajar berbasis teknologi, sekaligus mengakselerasi kesiapan generasi muda menghadapi era digital menuju Indonesia Emas.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa penyerahan bantuan TJSL ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada pilar pendidikan berkualitas.

“Pendidikan adalah investasi paling fundamental bagi masa depan bangsa. Melalui akselerasi digitalisasi di SMP Negeri 1 Palu, PLN ingin memastikan anak-anak kita memiliki akses teknologi yang memadai untuk berkembang menjadi generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing. Ini adalah wujud kontribusi nyata PLN dalam mengisi kemerdekaan RI ke-81, melistriki mimpi anak bangsa melalui pendidikan,” ungkap Usman.

Prosesi penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Manager PLN UP3 Palu, Ansar, kepada Kepala SMP Negeri 1 Palu, Yusri, S.Pd., M.Pd., dengan disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd. Acara yang berlangsung di Aula SMPN 1 Palu ini turut dihadiri Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Palu, Natallia Revianto, beserta jajaran majelis guru dan perwakilan siswa.

Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menyampaikan bahwa PLN hadir tidak hanya untuk menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga menciptakan nilai tambah (creating shared value) bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap fasilitas PC dan jaringan internet ini dapat dioptimalkan secara maksimal untuk kegiatan pembelajaran sehari-hari. Pelatihan digital yang kami berikan kepada tenaga pendidik juga diharapkan mampu memperkaya metode mengajar agar lebih interaktif dan inovatif,” tutur Ansar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi langkah cepat PLN dalam merespons kebutuhan digitalisasi di sekolah.

“Transformasi digital di sektor pendidikan memerlukan kolaborasi lintas sektor. Langkah PLN melalui program TJSL ini menjadi teladan nyata dalam memberikan dampak langsung bagi peningkatan mutu sekolah dan kapasitas guru. Kami berharap sinergi ini berlanjut ke sekolah-sekolah lainnya,” ungkap Hardi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMP Negeri 1 Palu, Yusri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian PLN terhadap pengembangan sarana belajar di sekolahnya.

“Bantuan ini merupakan anugerah besar bagi sekolah kami. Fasilitas komputer dan perangkat pendukung ini akan sangat membantu siswa dalam mengeksplorasi ilmu pengetahuan secara digital. Kami berkomitmen untuk menjaga dan memanfaatkan seluruh sarana ini sebaik-baiknya demi mencetak lulusan yang cerdas dan berkarakter,” ungkap Yusri.

Melalui program ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus berjalan berdampingan bersama pemerintah daerah dan insan pendidikan dalam menciptakan ekosistem belajar yang modern, inklusif, serta siap mencetak generasi penerus bangsa yang unggul.

(***)

Komentar