oleh

Cek Fakta: Sualang Sebut Pemkot Manado Selama 10 Tahun Tidak Sinegritas? Simak Faktanya

MANADO, SULUTBICARA.com – Debat publik Calon Wakil Walikota Manado tahun 2020 dengan tema “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan Sebagai Perwujudan Kebijakan dan Strategi Penanganan, Perencanaan, dan Pengendalian Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Selasa (10/11/2020) berhasil digelar.

Namun, dalam salah satu sesi, timbul pernyataan dari Calon Wakil Walikota Manado nomor urut 1, Richard Henry Marten Sualang yang mengatakan bahwa persoalan dan ketimpangan terbesar yang terjadi di Kota Manado yaitu tidak adanya sinegritas dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat sehingga tidak akselerasi pembangunan yang terjadi selama 10 tahun belakangan ini.

Penelusuran Fakta

Untuk menelusuri kebenaran pernyataan tersebut, Cek Fakta Sulutbicara.com menelusuri siapa-siapa yang menjabat baik itu Presiden dan Gubernur dan Walikota dalam 10 tahun terakhir.

PEMERINTAH PUSAT

2009-2014: Saat itu, Presiden dan Wakil Presiden Indonesia dijabat Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono yang menang lewat Partai Demokrat.

2014-2019: Pada periode ini, Joko Widodo dan Jusuf Kalla berhasil mengalahkan Prabowo-Hatta lewat Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P).

PEMPROV SULUT

2010-2015: Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut periode ini dijabat oleh Sinyo Harry Sarundajang dan Djouhari Kansil yang saat itu menang lewat Partai Demokrat.

2015-2020: Pilkada kali ini dimenangkan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw lewat Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P).

PEMKOT MANADO

2010-2015: Pasangan Vecky Lumentut-Harley Mangindaan berhasil menjadi Walikota dan Wakil Walikota Manado menggunakan Partai Demokrat.

2015-2020: Sebagai petahana, Vecky Lumentut yang berpasangan dengan Mor Dominus Bastiaan menggunakan Partai Demokrat kembali menjadi pemimpin di Kota Manado.

Kesimpulan

Pernyataan pasangan Andrei Angouw tersebut, yang menyatakan bahwa tidak ada sinegritas selama sepuluh tahun terakhir antara pemerintah pusat, Provinsi Sulut dan Kota Manado adalah hoaks.

Faktanya, hanya lima tahun terakhir tidak terjadi sinegritas antara pemerintah pusat, Pemprov Sulut dan Kota Manado. Sedangkan untuk lima tahun sebelumnya, baik pemerintah pusat, Pemprov Sulut dan Pemkot Manado sama-sama dijabat oleh kader-kader Partai Demokrat.

Diketahui, debat yang diselenggarakan KPU Manado tersebut diikuti oleh keempat Calon Wakil Walikota Manado, seperti Richard Henry Marten Sualang, Syarifudin Saafa, Hanny Joost Pajouw dan Harley Alfredo Benfica Mangindaan.

(sbc)

Komentar