oleh

Rio Dondokambey: Atlet E-Sports Sulut Punya Kualitas Bersaing di PON Papua

MANADO, SULUTBICARA.com – Setelah resmi menjadi cabang olahraga eksebisi di PON XX Papua 2021, eSports (olahraga elektronik) telah mulai melakukan kualifikasi di tingkatan provinsi.

Kualifikasi ini digelar langsung oleh induk olahraga resmi e-Sports Indonesia yakni Pengurus Besar E-Sports Indonesia (PB ESI) Pusat, berkolaborasi dengan para Pengurus Provinsi ESI yang ada di seluruh Indonesia termasuk Sulawesi Utara.

Pengurus ESI Sulawesi Utara saat mempersiapkan diri menghadapi PON Papua. (ist)

Seperti diketahui 5 game akan dipertandingkan di Eksebisi PON XX Papua 2021 yakni game Free Fire, Player Unknown’s Battle Grounds (PUBG), Mobile Legends, e-Football PES 21 serta game karya anak bangsa yakni Lokapala.

Kualifikasi provinsi Sulawesi Utara sendiri telah mulai digulirkan. Helatan ini diawali oleh game Mobile Legends pada tanggal 28 Agustus 2021 yang selanjutnya diikuti oleh game e-Football PES dan Free Fire seminggu kemudian.

Sebelumnya para tim dan pemain telah mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui platform digital khusus komunitas eSports di Indonesia yakni Garudaku.com.

Menurut PIC Kualifikasi Provinsi game Mobile Legends di Sulawesi Utara, Vian Rondonuwu total 93 tim asal Sulawesi Utara yang mendaftar dan berpartisipasi di kualifikasi provinsi game Mobile Legends tersebut.

Menurut Vian hingga Sabtu malam, proses kualifikasi provinsi yang dilakukan dengan menggunakan sistem daring _(online)_ tersebut telah menyelesaikan babak 8 besar atau quarter final.

“Babak 8 besar malam ini sudah selesai. Selanjutnya dari tahapan tersebut telah menghasilkan 4 tim yang akan berlaga di babak semifinal. Gelaran semifinal akan dilaksanakan menggunakan sistem luring _(offline)_,” jelas Vian yang juga merupakan Kabid Humas ESI Sulawesi Utara tersebut.

Sementara itu Ketua Asosiasi Mobile Legends Sulawesi Utara, Jeriel Damond menambahkan informasi bahwa

empat tim yang akan berjibaku pada babak semifinal kualifikasi provinsi Sulawesi Utara untuk game Mobile Legends diantaranya Zen Ryodan, Kaizen Fraccnant, 5uQ Fraccnant dan HCT NckL.

“Babak semifinal akan digelar secara offline yang akan dilaksanakan di Gedung Youth Center Kota Manado pada Minggu, 29 Agustus 2021 mulai pukul 12.00 WITA, para player dari keempat tim tersebut akan berhadapan langsung namun tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat” jelas Damond.

Sementara itu Ketua Harian ESI Sulut, Rio Dondokambey menyatakan bahwa para atlet-atlet eSports Sulawesi Utara memiliki potensi yang sangat besar untuk berbicara banyak di ajang multi event PON Papua yang akan diselenggarakan mulai September 2021 nanti.

“Kami pengurus ESI Sulut yakin atlet-atlet eSports Sulawesi Utara memiliki kualitas untuk bersaing di level nasional seperti PON nanti,” ujar Rio Dondokambey yang didampingi Sekretaris ESI Sulut, Christian Yokung.

Ditambahkan Rio bahwa hal tersebut sudah menjadi fakta di lapangan, dimana telah banyak atlet eSports Sulawesi Utara yang dikontrak klub-klub eSports nasional dan berprestasi di kompetisi-kompetisi baik level nasional hingga internasional.

Seperti diketahui setelah babak kualifikasi provinsi, juara dari masing-masing provinsi akan melangkah ke tahap Pra-PON dimana akan saling berhadapan tim-tim juara dari setiap provinsi untuk kemudian mendapatkan 5 tim yang akan lolos ditambah 1 tim tuan rumah dan akan bertanding langsung di Papua bulan September nanti. (don)

Komentar

Terkait