Lewati Krisis 40 Hari, Daniel Pangemanan: Pasar Keuangan Indonesia Sukses ‘Rebound’ dan Keluar dari Tekanan Global

Daerah945 Dilihat

SULUTBICARA.COM – Pasar keuangan Indonesia berhasil melewati periode paling krusial sepanjang pertengahan Mei hingga pertengahan Juni 2026.

Setelah menghadapi tekanan berat dari eksternal maupun sentimen domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah akhirnya menunjukkan pembalikan arah (*rebound*) yang solid pada penutupan pekan kedua Juni.

Anggota DPRD Minahasa, Daniel Pangemanan, mencatat bahwa dinamika ini merupakan dampak domino dari rentetan sentimen negatif sejak awal tahun.

Hal ini dipicu oleh peringatan downgrade indeks oleh MSCI pada Januari, perubahan outlook menjadi negatif oleh Moody’s pada Februari, hingga puncaknya narasi Sell Indonesia yang digaungkan media global seperti The Economist dan Bloomberg pada Mei-Juni 2026.

Tekanan tersebut disinyalir berkaitan dengan respons global terhadap kebijakan hilirisasi komoditas dan pembentukan Danantara oleh pemerintah Indonesia.

Aksi jual massal oleh investor asing mencapai puncaknya pada awal Juni yang dikenal sebagai Black Wednesday. Pada Rabu (3/6), IHSG anjlok 4,11% ke level 5.941, disusul terpuruknya nilai tukar Rupiah hingga menembus rekor terlemah sepanjang sejarah di level Rp 18.038 per Dolar AS pada Kamis (4/6). Hingga 5 Juni, total dana asing yang keluar dari pasar saham domestik tercatat mencapai Rp 61,3 triliun (sekitar US$ 3,36 miliar).

Namun, kekhawatiran bahwa ekonomi Indonesia akan runtuh tidak terbukti. Fundamental ekonomi dalam negeri yang tetap kokoh serta langkah terukur dari Bank Indonesia dan pemerintah berhasil mengembalikan kepercayaan pasar.

Titik balik terjadi pada Jumat (12/6), di mana IHSG bergerak meroket 2,07% (naik 121 poin) ke level 6.007, sekaligus merebut kembali level psikologis 6.000 dengan catatan 615 saham menguat. Secara akumulatif dalam sepekan (8–12 Juni), IHSG melesat hingga 7,38%. Sejalan dengan saham, nilai tukar Rupiah juga berhasil menguat tajam kembali ke kisaran Rp 17.772 – Rp 17.864 per Dolar AS.

Keberhasilan pasar domestik untuk bangkit di tengah hiruk-pikuk debut IPO global SpaceX di Amerika Serikat pada hari yang sama membuktikan bahwa daya tahan ekonomi Indonesia tetap resilien menghadapi guncangan narasi global.

Komentar