Kolam Ikan di Talawaan Terpantau Via HP, Polimdo Terapkan Teknologi IoT

Daerah, Sumikolah1254 Dilihat

SULUTBICARA.COM — Perkembangan teknologi digital terus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan lokal. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim dari Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menerapkan sistem pemantauan kualitas air kolam ikan air tawar berbasis Internet of Things (IoT) dan web di Desa Talawaan, Minahasa Utara, pada 18–25 Agustus 2026.

Inovasi ini hadir untuk mengatasi metode pemantauan manual yang kerap terkendala waktu. Dengan teknologi IoT, berbagai parameter kondisi air kolam—yang vital bagi pertumbuhan dan kesehatan ikan—dapat dipantau secara real-time dan langsung diakses melalui dashboard web di smartphone. Hal ini memungkinkan para pembudi daya merespons perubahan kondisi air secara cepat dan akurat.

Selain pemantauan kualitas air, program ini disiapkan untuk mendukung ekosistem e-commerce produk perikanan di Desa Talawaan agar pemasaran hasil panen menjadi lebih modern, transparan, dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdi Polimdo bersama mahasiswa Jurusan Teknik Elektro turun langsung melakukan pengenalan teknologi, instalasi perangkat, hingga pendampingan teknis kepada para petani ikan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Hukum Tua Desa Talawaan, Ricky S.F. Sumampouw.

Adapun tim Polimdo yang terlibat meliputi Marike Kondoj, Anthoinete Waroh, Yoice Putung, Ali Ramschie, Herry Langi, Ronny Katuuk, Johan Makal, dan Eliezer Rongre. Pendampingan ini diharapkan tidak hanya menjadikan masyarakat sebagai pengguna teknologi, melainkan juga paham cara merawat dan mengoptimalkannya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa.

(***)

Komentar