oleh

Percepat Pemerataan Ekonomi, Roso-Harum Ingin Aktifkan Pelabuhan Amurang

MOTOLING, SULUTBICARA.com – Pasangan Calon (Paslon) Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Royke Sondakh – Andry Haris Umboh (Roso-Harum) komitmen mempercepat pembangunan ekonomi. Mereka ingin mengaktifkan pelabuhan di Amurang untuk mempercepat dan memeratakan perekonomian di Minahasa Selatan.

“Letak daerah di Minsel sangat berjauhan. Dan pelabuhan yang beroperasi hanya di Manado dan Bitung,” ungkap Roso saat melantik tim pemenangan Roso-Harum se-Motoling Raya, Sabtu (10/10/2020).

Royke Sondakh mengatakan, untuk meningkatkan daya saing dan pemerataan ekonomi di Minsel. Salah satunya yaitu membangun infrastruktur, dan membangun pelabuhan yang layak. Dengan diaktifkan pelabuhan dan diiringi transportasi yang layak di Minsel, akan meningkatkan daya saing.

Dengan adanya infrastruktur ini, Roso sangat yakin daya saing masyarakat akan naik. Peningkatan daya saing ini akan berkaitan dengan percepatan kesejahteraan terhadap masyarakat Minsel. Transportasi laut ini, lanjut dia, memiliki efek yang sangat besar terhadap pemerataan perekonomian, karena harga-harga akan terkendali sedangkan daya beli masyarakat lebih terkontrol.

“Pengaturan transportasi laut menjadi sesuatu yang sangat penting. Ini untuk mempercepat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Perbaikan alura laut ini juga seirama dengan program pemerintah pusat yang mengembangkan tol laut. Keberadaan tol laut langsung memangkas harga-harga yang ada di daerah-daerah tersebut. Fakta itulah yang menjadikan paslon nomor urut 2 ini ingin mengaktifkan pelabuhan supaya semua harga bisa terjangkau.

“Pembangunan infrastruktur ini akan mempercepat perekonomian dari Amurang ke Minsel Atas,” ungkapnya.

Dengan aktifnya pelabuhan Amurang, ungkap dia, akan membuat proses pengiriman barang menjadi lebih mudah. Dengan begitu, perekonomian akan naik dan terjadi percepatan ekonomi di daerah tersebut.

“Kalau ekonomi meningkat, kesejahteraan masyarakat juga terangkat dengan baik,” papar Roso yang merupakan seorang ekonom ini.

(jnp)

Komentar

Terkait