PLN Percepat Pembangunan Listrik Desa ABT 2026 di Gorontalo: 4 Lokasi Rampung Konstruksi

Daerah559 Dilihat

GORONTALO – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Gorontalo mempercepat perluasan akses dan pemerataan energi listrik bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo melalui pelaksanaan pekerjaan Jaringan Listrik Desa (Lisdes) Anggaran Biaya Tambahan (ABT) Tahun 2026.

Berdasarkan data pemantauan pelaksanaan pekerjaan, program Lisdes ABT 2026 menyasar 17 lokasi yang tersebar di tiga wilayah: Kabupaten Gorontalo (14 lokasi), Kabupaten Gorontalo Utara (2 lokasi), dan Kabupaten Boalemo (1 lokasi). Hingga saat ini, sebanyak 4 lokasi telah menyelesaikan tahap pekerjaan konstruksi, sementara 13 lokasi sisanya tengah dalam proses pengerjaan intensif.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Wahyu Prasetyo menegaskan bahwa komitmen PLN tidak sekadar menyalurkan listrik, tetapi juga mendorong keadilan energi dan penggerak roda ekonomi masyarakat pedesaan.

“Listrik adalah jantung dari pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Melalui akselerasi program Lisdes ABT 2026 di Gorontalo ini, PLN berkomitmen hadir hingga ke pelosok desa agar masyarakat di wilayah yang selama ini belum terjangkau dapat segera menikmati akses listrik yang andal,” ungkap Wahyu.

“Kami optimistis kehadiran energi listrik ini akan membuka banyak peluang baru, memperkuat aktivitas ekonomi lokal, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat setempat,” tambah Wahyu.

Senada dengan hal tersebut, Manager UP2K Gorontalo, Nofrianus Majampoh menyampaikan bahwa seluruh tim di lapangan terus bekerja maksimal dengan mengedepankan kualitas dan keselamatan kerja demi mengejar target penyelesaian program ini.

“Kami berfokus melakukan percepatan penarikan jaringan dan pemasangan infrastruktur kelistrikan di 13 lokasi sisa secara paralel. Koordinasi di lapangan terus kami intensifkan agar seluruh kendala teknis dapat teratasi dengan cepat, sehingga masyarakat desa bisa segera menikmati listrik terang,” ujar Nofrianus.

Kelancaran akselerasi pembangunan listrik desa ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh Gubernur Gorontalo beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo. Sinergi yang kuat antara PLN dan Pemprov Gorontalo menjadi kunci utama dalam mempermudah perizinan, pembebasan jalur tanaman (Right of Way/ROW), hingga proses pembangunan infrastruktur kelistrikan di lapangan.

PLN menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen Pemprov Gorontalo yang konsisten mengawal keberhasilan program kelistrikan ini demi mewujudkan Gorontalo yang lebih maju dan sejahtera.

Dari sisi realisasi pembangunan fisik, infrastruktur Lisdes ABT 2026 telah mencatat perkembangan signifikan. PLN telah mendirikan 336 batang tiang dari total target 963 batang.

Pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) telah terealisasi sepanjang 1,555 kilometer sirkit (kms) dari target 24,65 kms, sedangkan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) mencapai 5,06 kms dari target 29,99 kms. Untuk kapasitas gardu distribusi, PLN telah merealisasikan 100 kiloVolt Ampere (kVA) dari total rencana 1.050 kVA.

Guna menjaga ketepatan waktu dan mutu pekerjaan, PLN secara berkala melakukan pemantauan serta evaluasi ketat di setiap lokasi. Sinergi dan koordinasi aktif bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat juga terus digencarkan untuk memperlancar proses perizinan, kesiapan lokasi, pembebasan lahan/jalur, hingga percepatan mobilisasi material ke lokasi-lokasi yang menantang.

Selain mempercepat pekerjaan fisik, PLN juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga keandalan jaringan dan keselamatan ketenagalistrikan (K2) di sekitar lokasi pembangunan. Dukungan masyarakat dalam merelakan pohon atau tanaman yang berpotensi menyentuh jaringan listrik sangat krusial agar pasokan listrik dapat menyala dengan aman dan tanpa gangguan teknis di masa mendatang.

Langkah ini menegaskan dedikasi berkelanjutan PLN dalam menerangi hingga ke pelosok. Melalui percepatan pembangunan Lisdes ABT 2026 ini, PLN tidak hanya menerangi rumah-rumah warga di pelosok Gorontalo, tetapi juga menyalakan harapan baru demi terwujudnya kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara inklusif.

(***)

Komentar