oleh

Polimdo Gelar Pengabdian di TK GMIM Efata Kairagi Dua

MANADO, SULUTBICARA.com

Pengembangan media pembelajaran yang diharapkan di era pandemi Covid-19 adalah yang kreatif, inovatif dan adaptif dengan perkembangan teknologi pembelajaran masa kini. Keterbatasan sarana dan prasarana sekolah, khususnya sekolah swasta membuat permasalahan ini semakin kompleks. 

Hal ini juga dirasakan TK GMIM Efata Kairagi Dua yang memiliki siswa yang tingkat kemampuan membaca sangat rendah, dengan memiliki anak berkebutuhan khusus pada level 2-3 (lambat dan terkebelakang), sehingga sangat membutuhkan alat bantu pembelajaran yang menggunakan media interaktif.

Dijelaskan Ketua Pengabdian Polimdo Maya Munaiseche SS MHum menjelaskan bahwa tumbuhnya minat membaca cenderung bermula dari Usia Dini. Menurutnya, dengan kemampuan membaca cepat kebanyakan dipengaruhi oleh desain pembelajaran membaca yang dijalankan guru. 

“Kemampuan membaca permulaan sangat penting bagi anak usia dini, karena kemampuan itu adalah dasar untuk menuju jenjang selanjutnya. Dengan demikian, guru merupakan peran penting bagi berkembangnya minat dan kemampuan membaca anak didik,” jelas Munaiseche didampingi tim pengabdian yang terdiri dari Dr Betsi Rooroh MPd, Laela Eorotikan SAg MPdi serta beberapa mahasiswa, Rabu (14/09/2022).

Dikatannya, rendahnya kemampuan membaca, diakibatkan dengan rendahnya kemampuan guru dalam mendesain pembelajaran, metode yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

“Dalam hal ini, kemampuan membaca berkaitan langsung dengan kendala anak yang sulit dalam menangkap pembelajaran secara normal sehingga perlu pengembangan desain pembelajaran yang berkualitas dan penerapan metode pembelajaran guru yang efektif,” paparnya.

Dalam pengabdian, Tim Polimdo juga menyerahkan satu unit TV untuk membantu pembelajaran di TK GMIM Efata Kairagi Dua. Untuk itu, mereka pun mengharapkan hasil dari kegiatan ini dapat mewujudkan pembelajaran yang sesuai dengan pedoman pembelajaran anak usia dini dengan tersusunnya model interaktif, tersedianya alat bantu media pembelajaran sesuai pendidikan anak usia dini yang dibutuhkan, serta terlaksananya parenting bagi orang tua murid.

“Kegiatan ini dilaksanakan selain sebagai kewajiban seorang dosen dalam menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi. Kami merasa terpanggil untuk bisa memberikan sedikit ilmu serta pengetahuan kami agar dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya TK GMIM Efata Kairagi Dua,” tambahnya.

(sbc)

Komentar