oleh

Dilantik Dirjen PAUD Dasmen, Febry Dien Kembali Pimpin LPMP Sulut

PINELENG, SULUTBICARA.comDirektur Jenderal (Dirjen) PAUD, Dikdas, dan Dikmen (Dasmen) Jumeri STP MSi kembali melantik Febry HJ Dien ST MInf Tech (Man) sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), bersama beberapa Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Sebagaimana yang telah sama-sama kita fahami, Unit Pelaksana Teknis, selain merupakan kepanjangan tangan kementerian, juga merupakan ‘miniatur’ kementarian di daerah yang oleh karenanya banyak harapan, dan peran dari UPT yang sangat ditunggu oleh pemerintah daerah, satuan pendidikan dan juga masyarakat,” jelas Jumeri, pada pelantikan yang digelar secara daring dan luring di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (30/06/2021).

Dia pun berharapa para Kepala UPT, baik Kepala LPMP, maupun Kepala BP PAUD dan Dikmas perlu memahami kebijakan-kebijakan dan program-program strategis kementerian dan sekaligus mampu mengkomunikasikan.

“Dan mengkoordinasikannya dengan para pemangku kepentingan di daerah Bapak Ibu masing-masing agar kebijakan dan program strategis dimaksud dapat terimplementasi dengan baik,” katanya.

Selain itu, dia juga mengingatkan kepada Kepala LPMP dan Kepala BPPAUD harus mampu menggerakkan seluruh komponen dalam satuan kerja untuk bersama-sama aktif dalam pelaksanaan tusi masing-masing secara sinergi dan terkoordinasi, sehingga tujuan organisasi dapat dicapai secara optimal.

“Salah satu tantangan kecil yang dihadapi oleh seorang Kepala UPT saat ini adalah bagaimana memastikan semua tugas dan fungsi tetap berjalan secara optimal meskipun tidak lagi dibantu oleh para Kepala Seksi yang berdasarkan Permenpan dan RB Nomor 28 Tahun 2019 beberapa waktu lalu telah disetarakan dalam jabatan fungsional,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai pemimpin harus mampu memberdayakan para pejabat fungsional hasil penyetaraan dimaksud dan memastikan kinerja mereka tetap optimal sebagaimana saat yang bersangkutan masih memangku jabatan pengawas (Kepala Seksi).

“Sedangkan tantangan besar yang saat ini dihadapi oleh para Kepala UPT adalah bagaimana memastikan keberadaan UPT memang dibutuhkan oleh pemda, satuan pendidikan, dan masyarakat. Dengan kata lain, semuanya benar-benar merasakan peran dan kontribusi LPMP dan BPPAUD dan Dikmas dalam membangun dan mempercepat pemerataan mutu pendidikan, bukan sekedar bagian dari organisasi yang hanya menambah panjang rantai birokrasi dari pusat ke daerah,” tegasnya.

Dengan demikian, menurutnya, sebagai seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan, motivator sekaligus penggerak bagi seluruh staf agar secara bersama-sama mewujudkan tujuan organisasi. Sedangkan Kepala UPT harus mampu menjadi duta Kemdikbudristek, wakil Kemendikbudristek sekaligus mitra utama pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan bermutu di wilayah masing-masing.

Dirjen PAUD Dasmen menekankan kepada Kepala LPMP, Kepala BPPAUD dan Dikmas agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja yang baru. Menurutnya, sebagai pejabat yang masih yunior, bukan saja harus banyak belajar, tapi juga harus banyak mendengar.

“Tingkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pemda di wilayah masing-masing, serta bangun jejaring dengan sebanyak mungkin para pemangku kepentingan karena salah satu faktor berhasil tidaknya saudara dalam menempatkan Satker saudara menjadi mitra utama bagi pemerintah daerah dalam membangun pendidikan ditentukan oleh seberapa besar aspek keberterimaan saudara oleh pemerintah daerah, satuan pendidikan dan masyarakat,” paparnya.

Di akhir sambutan, Jumeri mengingatkan terkait dengan semakin tingginya penyebaran Virus Corona atau yang kita kenal dengan Covid-19yang telah menimbulkan dilema. Namun, Di satu sisi harus memastikan bahwa seluruh staf dan lingkungan kantor dalam keadaan aman. Namun di sisi lain, juga memiliki tanggung jawab untuk menuntaskan seluruh program kerja yang telah disusun dan tertuang dalam dokumen anggaran kita.

“Termasuk di antaranya melaksanakan beberapa program atau kebijakan strategis Kemendikbudristek, misalnya Program Sekolah Penggerak, Asesmen Nasional dan lain-lain. Penerapan protokol kesehatan secara ketat, mutlak harus kita lakukan, batasi kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang secara selektif,” katanya.

“Dan yang tidak kalah penting, mari kita saling mengingatkan, dan jangan lengah, jangan pernah menganggap sepele situasi ini. Semoga dengan upaya dan kesadaran bersama, kita mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” tambah mantan Kepala SMKN 1 Bawen ini.

Hadir dalam pelantikan Kepala LPMP Sulut antara lain Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara Bidang Pendidikan Ane Dondokambey, Kepala Balai Arkeologi Sulawesi Utara, Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara serta Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Utara.

(billy lintjewas)

Komentar